Arnaldo Akan Beri Sanksi PHU Bagi Pangkalan Gas LPG Nakal

Arnaldo Akan Beri Sanksi PHU Bagi Pangkalan Gas LPG Nakal

Sales Executive Retail III Pertamina Kendari, Arnaldo Andika Saputra.

Kendari, NewsMetropol  – Sales Executive Retail III Pertamina Kendari, Arnaldo Andika Saputra menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir pangkalan gas LPG nakal di wilayah kerjanya.

Kata dia, sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) menanti bagi pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran.

Pernyataan Arnaldo tersebut dipicu oleh karena banyaknya informasi yang diterima oleh pihaknya terkait adanya sejumlah pangkalan gas LPG yang menaikan harga diatas harga yang telah diatur oleh pemerintah (HET).

“Jika masyarat menemukan ada pangkalan nakal yang menjual diatas ketentuan harga silahkan melapor ke Call Center Pertamina 135, laporanya akan kami tindak lanjuti jika terbukti melakukan pelangaran akan kita tindak,” ujar Arnaldo kepada NewsMetropol, Kamis (19/9).

Arnaldo menuturkan bahwa nilai harga jual gas LPG 3 kilogram di pangkalan resmi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan Pergub nomor 5 tahun 2014 adalah 17.900 rupiah.

“Jika konsumen menemukan  pangkalan gas LPG terbukti melakukan pelanggaran tentang penjualan diluar ketentuan silahkan lapor ke Call Center Pertamina saluran 135 kami akan tindak lanjuti jika ditemukan bukti-bukti,” tegasnya.

Arnaldo Andika Saputra menambahkan bahwa stok pasokan distribusi gas LPG 3 kilogram di Sulawesi Tenggara masih tetap aman.

“Masih tetap aman yakni sebanyak 11.760 biji tabung untuk wilayah kota Kendari dan sekitar 45 ribu tabung gas 3 kilogram untuk wilayah Sultra,” pungkasnya.

(Bahrun)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *