Aster Kasad Perintahkan Aparat Tindak Tengkulak Nakal

Aster Kasad Perintahkan Aparat Tindak Tengkulak Nakal

Panen raya jagung di Kabupaten Sumenep, Rabu (28/2).

Sumenep, NewsMetropol – Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Sumenep, Rabu (28/2).

Di hadapan petani Sumenep, Mayjen TNI Supartodi menuturkan, hasil panen jagung milik petani tersebut, nantinya akan dibeli langsung oleh TNI-AD, melalui para Babinsa setempat.

“Itu sesuai visi dan misi TNI-AD yang bertujuan untuk mensejahterahkan masyarakat, terlebih para petani. Nantinya, pembelian itu, juga dilihat dari kualitas jagung milik petani. Kalau jagungnya bagus, kita beli dengan harga Rp 3.300/kilo,” kata mantan Kasdam XIV/Hasanuddin itu.

Selain itu, kata Mayjen Supartodi, tak hanya pendampingan dari pihak TNI-AD,  sinergitas seluruh pihak, maupun instansi terkait sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatkan swasembada ketahanan dan pangan saat ini.

“Terutama mengenai keberadaan tengkulak. Mereka (tengkulak), cenderung membeli hasil panen petani dengan harga yang murah. Kalau ada yang lihat, tangkap dan serahkan ke pihak Kepolisian,” tegas Mayjen Supartodi.

Sementara itu, Bupati Sumenep A, Busyro Karim, menilai, rata-rata petani di wilayahnya lebih tertarik untuk menanam jagung hibrida, ketimbang jagung lokal.

“Usai dilakukan sosialisasi oleh pihak Dinas Pertanian, masyarakat mulai beralih ke jagung hibrida,” ungkap A, Busyro Karim.

Tak hanya itu, dirinya juga mendukung langkah yang diambil oleh oleh TNI-AD yang melarang para petani menjual hasil panennya ke para tengkulak.

“Kita akan sediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Itu, untuk mencegah langkah petani yang menjual hasil panennya ke para tengkulak,” tegasnya.

Selain dihadiri oleh Dirjen Kementan RI, Aster KSAD, Mayjen TNI Supartodi dan Bupati Sumenep, panen raya jagung hibrida tersebut juga dihadiri oleh Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Kav, M. Zulkifli, Dandim 0827/Sumenep, Waaster Kasdam V/Brawijaya, Forkopimda setempat, sekaligus para petani di Kabupaten Sumenep.

(M. Daksan/Pendam V)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *