Bermaksud Tangkap Ikan, Muliadi Malah Tersambar Petir

Bermaksud Tangkap Ikan, Muliadi Malah Tersambar Petir

Muliadi, korban tersambar petir saat dibopong oleh warga.

Mataram, NewsMetropol – Bermaksud menangkap ikan, Muliadi (40), warga asal Mt. Cermen Desa Sukadana Kecamatan Terara justru tersambar petir.

Muliadi tersambar petir saat menangkap ikan dengan ancok atau pancing yang menggunakan jaring di Bendungan Pandan Dure, Senin (13/2).

Sekretaris Camat Terara, Arpin menuturkan, kejadian itu bermula dari penangkapan ikan oleh korban bersama tiga orang rekannya, Derah, Renah, dan Sakibi.

“Korban menangkap ikan dengan jaringnya, dengan kaki berada di air. Saat itu cuaca cukup cerah. Kemudian selang beberapa lama, cuaca mulai berubah, yang disertai hujan dan petir. Lalu secara tak terduga, petir menyambar korban dan jatuh,” ujar Arpin kepada NewsMetropol, Selasa (13/2).

“Dilihatnya korban ini jatuh oleh temannya, lalu dicari. Korban tenggelam di tempat tapi tidak ditemukan,” imbuhnya.

Kata dia, selang 40 menit kemudian, Muliyadi ditemukan di dasar air Bendungan Pandan Dure dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Lanjutnya,  kemudian ketiga teman korban bersama warga sekitar berusaha mengevakuasi korban ke daratan dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Terara untuk dilakukan pemeriksaan.

Sekretaris Camat juga menerangkan dari beberapa bagian tubuh korban terlihat biru, dan tanda-tanda sambaran petir.

Sekcam juga menuturkan bahwa keluarga korban juga menerima dengan ikhlas kejadian yang menimpanya.

“Kini korban meninggalkan satu orang anak dan istri,” pungkasnya.

(Amrin)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *