BNNP Sultra Ringkus Dua Bandar Sabu Jaringan Internasional

BNNP Sultra Ringkus Dua Bandar Sabu Jaringan Internasional

Barang bukti milik tersangka pengedar narkoba A (35) dan LD (31) yang berhasil diamankan BNN Sultra.

Kendari, Metropol – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra Kombes Pol Bambang Priambadha mengatakan, pihaknya berhasil meringkus dua orang tersangka Bandar Narkoba di Kendari Sultra, Selasa (26/9).

Kata dia, kedua tersangka adalah A (35) warga Kabupaten Bireun, Aceh dan LD (31) warga Kampung Salo Kota Kendari diduga kuat merupakan sindikat internasional.

“Keduanya ditangkap di salah satu Hotel yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan Kelurahan Wundudopi Kecamatan Baruga Kota Kendari,” ujar Bambang di Kantor BNNP Sultra, Selasa (26/9).

Disebutkan bahwa konologis asal muasal barang disuplai dari Negara Malaysia kemudian dibawa ole tersangka A melalui jalur laut (Kapal Fery) menuju Kota Medan, Sumatra Utara.

Selama dua jam A transit di Medan dan selanjutnya  menuju Kota Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang .

Di Jakarta A hanya transit 3 jam karena selanjutnya  dia menuju Kota Kendari dengan menggunakan Pesawat Lion Air.

“Dari Bandara Haluoleo Kendari tersangka A menuju Hotel D di Kota Kendari yang berada di bilangan Jalan D.I. Pajaitan Kelurahan Wundudopi  Kelurahan Baruga Kota Kendari,” ujarnya lagi.

Dia menuturkan tersangka A tiba di hotel sekira pukul 08.00 wita pagi dan tidak lama kemudian sekira pukul 08.30 wita, datang  L.D untuk mengambil barang bukti  (BB).

“Pada saat itu petugas  melakukan penangkapan terhadap LD di halaman hotel dan sejurus kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap  A di kamar hotel,” terangnya.

Dia menyebutkan, bahwa modus yang digunakan tersangka A sehingga bisa lolos dari pemeriksaan di bandara adalah barang haram tersebut dikemas menjadi 3 bungkus lalu dimasukan di dalam balon kemudian dimasukan di sela paha celana dalam.

Lanjutnya, dari tangan tersangka A, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah handphone merek Nokia 1 buah handphone merek Samsung, Buku Paspor , 1 buah kartu Atm BNI,  mata uang Indonesia pecahan 100 ribu 2 lembar, 1 lembar uang Malaysia 10 ringgit, 1 lembar mata uang Malaysia 5 ringgit, 4 lembar uang Malaysia 1 ringgit, boarding pas tiket pesawat Lion Air dan 1 buah dompet warna hitam.

Sedangkan dari tersangka LD kata dia, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus narkotik jenis sabu warna biru seberat 41, 75 gram bruto, 1 bungkus narkotik jenis sabu warna hitam biru seberat 134, 88 gram bruto, 1 bungkusan narkotika jenis sabu warna merah seberat 119 ,77 gram bruto, 1 buah handphone merek Huawei warna gold, 9 lembar Uluang kertas pecahan Rp 50.000, 1 lembar uang kertas pecahan Rp 10.000, 1 lembar uang kertas pecahan Rp 2.000, 1 kartu ATM BCA, dan 1 buah dompet berwarna hitam.

“Berat total narkoba jenis sabu itu mencapai 296, 4 gram,” imbuhnya.

Dia menambahkan, bahwa kedua tahanan tersebut kini diamankan di ruang tahanan BNN guna diadakan pemeriksaan lebih lanjut.

(Bahrun)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *