Cerdaskan Anak Bangsa, Prajurit Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Jadi Guru di Tapal Batas

Cerdaskan Anak Bangsa, Prajurit Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Jadi Guru di Tapal Batas

Keerom, NewsMetropol – Kehadiran Satgas Yonif Raider 509 Kostrad di perbatasan tidak hanya sebatas menjaga perbatasan 2 negara antara RI-PNG.

Namun kegiatan lain yang diperankan oleh satuan yang dikomandani oleh Letkol Inf. Wira Muharomah ini adalah juga mendedikasikan diri sebagai tenaga pendidik (gadik). Jum’at (11/10).

Nama Sertu Yoko Faries, anggota Pos Kotis Yonif Raider 509 Kostrad, merupakan salah satu nama yang bertekad menjadikan generasi muda Papua di perbatasan berkualitas.

Ia sangat aktif mengajar di SDN Soom DP 2 yang terletak di Distrik Senggi Kabupaten Keerom, Papua.

Keseriusan Yoko mengajar anak-anak itu, menjadikan dia sebagai gadik TNI yang sangat di senangi para siswa.

Saat mengajar ia selalu membagikan buku tulis dan pulpen kepada para siswa di sekolah, dengan harapan siswa bisa lebih giat belajar lagi.

Kepedulian TNI Satgas Yonif Raider 509 Kostrad melalui tenaga pendidik menjadi catatan baik bagi  TNI dimana turut membantu mencerdaskan anak-anak perbatasan.

“Saya senang jika abang Yoko mengajar di sekolah saya, dia selalu membawakan buku jika mengajar di SD kami,” tutur Maria salah satu murid SD tersebut.

Senada dengan itu Theoalfiansus salah seorang guru di SD tersebut menilai gadik dari TNI memiliki daya tarik tersendiri bagi siswa.

“Gadik dari TNI selalu membakar semangat siswa/siswi dan memberi motivasi. Prajurit Satgas Yonif Raider 509 Kostraf dari yang bertugas di perbatasan ini berusaha agar siswa/siswi di SD Soom SP 2 bisa membaca dan menulis secara lancar,” ujarnya.

Dia pun mengapresiasi kegiatan positif tersebut, dimana para prajurit TNI mendukung dunia pendidikan dengan membagikan buku tulis dan pulpen kepada anak -anak di perbatasan.

Sementara itu Danpos Senggi Kapten Inf Sujito mengatakan kegiatan positif yang dibangun oleh Satgas Yonif Raider 509 Kostrad ini bertujuan agar selama menjalankan tugas juga turut mencerdaskan anak bangsa.

“Kegiatan Gadik sudah ada, tinggal bagaimana kita menyampaikannya yaitu dengan cara membagikan buku dan alat tulis sehingga memompa semangat para siswa untuk lebih giat belajar lagi,” jelas Sujito.

(Red)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *