CSR PT JAI Santuni Anak Yatim dan Dhuafah

CSR PT JAI Santuni Anak Yatim dan Dhuafah

PT Jasa Armada Indonesia (JAI) Tbk, buka puasa bersama dan menyantuni Anak Yatim serta Dhuafah.

Jakarta, NewsMetropol – PT Jasa Armada Indonesia (JAI) Tbk salah satu anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II yang bergerak dalam bidang jasa Pelabuhan, yang terdiri dari layanan pilotage dan towage yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017, telah menyalurkan program Corporate Social Responsbility (CSR) yang menjadi acuan internasional dalam hal keterlibatan karyawan.

Sebagai salah satu perwujudan rasa syukur perseroan atas segala pencapaian di tahun 2017 dan Triwulan I tahun 2018, perseroan sesuai dengan tagline terbuka untuk berbagi, maka perseroan melaksanakan program CSR dengan pemberian prasarana dan sarana pendidikan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebesar Rp 200 juta dan pemberian bantuan biaya pendidikan bagi anak yatim piatu.

Program CSR dimaksudkan sebagai bentuk dari komitmen perseroan unruk mendukung pendidikan dan pencegahan resiko.

Selain itu, perseroan juga akan melaksanakan program mudik bersama IPC Group.

Program ini dilaksanakan dalam bentuk penyediaan sarana mudik (bis) secara gratis ke beberapa kota tujuan mudik.

“Terima kasih kepada pihak DPC Insa Jaya dan PPOP (Paguyuban Petugas Oprasional Pelabuhan) atas kerja sama dan supportnya sehingga perseroan kinerjanya dapat semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Dawam Atmosudiro, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, di Kantornya, Jakarta Utara, Kamis (24/5).

“Dengan pelaksanaan program CSR yang dilaksanaan bertepatan dengan bulan Ramadhan, bulan yang sangat mulia, perseroan menatap tangtangan kedepan dengan lebih optimis,” ujar Dawam lagi.

Bisnis utama perseroan adalah bergerak di bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaan dengan pangsa pasar utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang meliputi 11 pelabuhan.

Pada tahun 2017 Perseroan mulai memperluas sayap bisnisnya dengan melayani angkutan laut (Shipping) dan pengelolaan kapal.

Selama tahun 2017 peseroanĀ  mencatat kan pertumbuhan laba bersih 2.86% dari Rp 117,06 miliar di tahun 2016 menjadi Rp 120,41 miliar di tahun 2017. Pertumbuhan laba perseroan terutama berasal dari peningkatan pendapatan penundaan sebesar 2,57%, sedangkan biaya usaha mengalami penurunan 7,60%,

Berlanjut ke tahun 2018, dalam Triwulan I tahun 2018 perseroan juga mencatatkan laba sebesar Rp. 34,34 miliar, meningkat 11,34% dari triwulan 1 tahun 2017 sebesar RP. 30,84 miliar.

(Risyaji)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *