Darurat, Korban “Mumbul” Capai 76 Orang

Darurat, Korban “Mumbul” Capai 76 Orang

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto, kepada awak media dalam kasus penanganan penyidikan perkara penyalahgunaan obat Somadril (PCC), Senin (18/9).

Kendari, Metropol – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali merilis perkembangan kasus penanganan penyidikan perkara penyalahgunaan obat Somadril (PCC).

Penyalahgunaan PCC viral di jagad dunia maya setelah disangka efeknya mirip narkoba jenis flaka dan membuat Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi sorotan nasional.

Akibat penyalahgunaan obat itu, tidak tanggung-tanggung kini korban mencapai 76 orang dan 1 orang meninggal dunia.

“Korban dirawat di lima rumah sakit berbeda dan puskesmas. Semua korban telah dibolehkan kembali kerumah,” kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto dihadapan awak media, Senin (18/9).

Kata dia, total hingga saat ini Polda Sultra dan jajaran telah memeriksa 50 orang saksi dan menetapkan 16 tersangka dimana dua diantaranya oknum Apoteker.

Kata Sunarto, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yakni 1647 butir tramadol, 3043 butir PCC, serta 738 butir promad dan uang tunai Rp 7 juta hasil transaksi.

Dari penelusuran kepolisian obat obatan terlarang ini dipasok dari wilayah Sulawesi Selatan dengan kiriman melalui jasa kurir JNE.

“Tindakan yang dilakukan saat ini kita bentuk satgas dan lakukan upaya pencegahan,” pungkas AKBP Sunarto.

(Rian Adriansyah)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *