Dibalik Seragam Polri, Inilah Sosok Kapolres Luwu Timur

Dibalik Seragam Polri, Inilah Sosok Kapolres Luwu Timur

Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi bersama istri, Gery Siska Leo saat tugas pengecekan TPS di tiga desa. Minggu (1i/3).

Luwu Timur, NewsMetropol – Menahkodai ratusan orang, sudah tentu membutuhkan kesabaran, tanggung jawab dan tidak lepas menerapkan kedisiplinan yang ekstra. Terlebih juga dengan sebuah waktu yang tentunya banyak terkuras untuk mengakomodir sebuah amanat yang dititah, hal inilah dialami pria kelahiran 6 Agustus 1977.

Sebagai abdi negara guna melaksanakan sumpahnya pasca lulus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1999 silam, AKBP Leonardo Panji Wahyudi kini harus menjalankan tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kali ini Leonardo harus melaksanakan patroli skala besar terkait pengecekan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sejumlah desa di Kecamatan Burau, Luwu Timur pada Minggu (11/3) kemarin.

Dalam Patroli tersebut, Leonardo bersama tim menggunakan motor khusus yakni motor roda dua jenis trail yang akan menyambangi desa, dimana desa tersebut memiliki medan jalan bebatuan dan melintasi beberapa anak sungai serta bukit yang terjal.

Namun dalam perjalanan, Leonardo mengaku terkesan dengan sesuatu yang unik dibalik kerumunan kaum adam saat melakukan patroli, tampak melihat sosok wanita berkulit putih menggunakan kostum trail lengkap dengan perlengkapan. Ya, dia adalah Gery Siska Leo yang tak lain istri Leonardo.

“Hari ini kan hari libur, sudah pasti dimanfaatkan berkumpul bersama keluarga. Karena hari ini ada tugas, maka harus bertanggung jawab ditunaikan. Jadi saya ajak ibu sekalian ikut untuk melihat, inilah tugas suaminya jika berada di luar kantor,” ujar mantan Kasubdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel itu.

Ditempat yang sama, Ketua Bhayangkari Polres Luwu Timur, Siska Gery Leo mengatakan, selain untuk berpetualang, tujuan mengikuti patroli tersebut. Siska mengaku ingin menyaksikan tugas suaminya sebagai Kapolres Malili, dimana bekerja diluar hari kerja biasanya. Tak hanya itu, kata dia, dalam perjalanan ini, dirinya ingin bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah Malili.

“Saya ingin juga melihat langsung kondisi masyarakat yang sulit dijangkau oleh pemeritah ini, mengingat akses menuju ke lokasi sangat sulit dan ekstrem,” terang dari ibu dua anak yang bernama Michael Endra CW dan Calrine Alicia GPW buah pernikahannya dengan AKBP Leonardo Panji Wahyudi.

Kegiatan patroli pengecekan lokasi TPS tersebut berada di tiga desa yang dimulai dari Desa Batu Putih menuju Desa Cendana dan berakhir di Desa Bone Pute. Dalam perjalan diawali apel di halaman Mapolsek Burau, berlanjut menyisir jalan licin bebatuan dan melintasi beberapa sungai, serta pegunungan dengan menggunakan Trail Luwu Timur Community sebagai navigator dalam mengemban tugas tersebut.

(Andi Ade/Lily)       

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *