Evakuasi Korban KM Arista, Lantamal VI Bentuk Tim SAR

Evakuasi Korban KM Arista, Lantamal VI Bentuk Tim SAR

Lantamal VI Makassar saat menurunkan tim untuk mengevakuasi korban kapal tenggelam KM Arista di perairan Makassar, Rabu (13/6).

Makassar, NewsMetropol – Lantamal VI Makassar menurunkan tim evakuasi korban kapal tenggelam KM Arista di perairan Makassar, Rabu (13/6).

Danlantamal VI Makassar melalui Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Musleh Yadi mengatakan, Tim Evakuasi itu diturunkan sesaat setelah pihaknya mendengar laporan bahwa ada kapal penumpang yang tenggelam.

“Komandan langsung memerintahkan jajaran untuk melaksanakan bantuan SAR terhadap para korban kapal penumpang ini,” ujar Asops Danlantamal VI.

Kata dia, Tim Lantamal VI Makassar yang dibantu tim dari Basarnas, Polair dan masyarakat nelayan sudah turun ke perairan pulau Gusung dan sekitarnya untuk membantu mencari korban, melakukan evakuasi, dan sekaligus mendata.

Asops Danlantamal VI juga menjelaskan, sementara sesuai dengan kebutuhan SAR, Lantamal VI mengerahkan 1 Searider dan 1 Kapal Angkatan Laut  Samalona serta beberapa perahu karet untuk evakuasi korban.

“Data secara pasti belum diketahui, tapi diperkirakan penumpangnya kurang lebih 50 orang lebih,  Oleh karena itu, Lantamal VI menurunkan personel sesuai dengan kondisi di lokasi kejadian, disesuaikan dengan kebutuhan dan hingga  saat ini sementara telah ada 14 korban meninggal dunia, Tim Lantamal VI  masih fokus pada evakuasi korban, nanti penyebab (tenggelam) akan ada tim yang mendalaminya,” terangnya.

Senada dengan itu, Dansatrol Lantamal VI Kolonel Laut (P) Bayu Trikuncoro S.E menjelaskan KM Arista yang dinahkodai Daeng Kila tenggelam di perairan Makassar (Perairan Gusung Kecamatan Ujung Tanah Makassar red) pada hari Rabu  sekira pukul 12.45 Wita.

Lanjutnya, kapal ini berangkat dari Makassar/Pelabuhan Paotere tujuan Pulau Barrang Lompo.

“Sementara ini tim Lantamal VI masih dalam penyisiran untuk mencari korban yang belum ditemukan. Korban yang selamat diamankan ke Pelabuhan Paotere, rumah sakit TNI AL Jala Ammari dan rumah sakit Akademis,” jelas Dansatrol Lantamal VI.

(M. Daksan/Dispen Lantamal VI)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *