Gunung Agung Status Awas, Bakamla RI Kunjungi Kamp Pengungsi

Gunung Agung Status Awas, Bakamla RI Kunjungi Kamp Pengungsi

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. saat mengunjungi lansung kamp pengungsi, di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, Sabtu (30/9).

Karangasem, Metropol – Kepala Bakamla RI Laksamana MadyaTNI Arie Soedewo,.SE., MH. mengunjungi kamp pengungsi yang berada di Lapangan Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, Sabtu (30/9) kemarin.

Kunjungan orang nomor satu di jajaran Bakamla tersebut dimaksudkan sebagai wujud kepedulian Bakamla RI terhadap situasi terkini Gunung Agung yang dinyatakan berada dalam status Awas.

Dalam kunjungannya ke Kamp pengungsi, Kabakamla RI yang didampingi oleh Deputi Inhuker Irjen Pol Dr. Drs Abdul Ghofur, S.H., M.H.,  Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi A.S., S.T., S.Sos., M.M. dan Kepala Biro Perencanaan Laksma TNI Dr.  Wayan Warka tersebut membagikan sejumlah alas tidur, bantal, dan selimut untuk mendukung kebutuhan para pengungsi serta memberikan moril dengan menyapa dan menyalami para pengungsi tersebut.

“Status awas merupakan status dengan kondisi dan situasi yang paling memungkinkan untuk terjadinya erupsi pada gunung terbesar di Bali yang berada di Karangasem ini,” ujar Ari.

Kata dia, pemerintah telah menetapkan zona aman dengan jarak 12 km dari Gunung agung.

Lanjutnya, Bakamla RI sendiri memiliki Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) di Kabupaten Karangasem yang berada di radius 19 km dari Gunung Agung, sehingga selain ke kamp pengungsi dirinya menyempatkan diri mengecek situasi dan kondisi di kantor perwakilan Bakamla RI di Bali itu.

Kehadiran empat pati terlihat menyatu dengan masyarakat terdampak bencana tersebut sehingga suasana keakraban terasa ketika bantuan dibagikan kepada para pengungsi.

Dalam kesempatan itu pula, Kepala Bakamla tidak henti memberikan support dan dukungan moril agar masyarakat yang saat ini sedang mengungsi tak kehilangan semangat meskipun sedang berada di kamp pengungsian, dan meninggalkan rumahnya.

“Bakamla RI memiliki tugas untuk melakukan patroli keamanan dan keselamatan laut, tapi tidak hanya itu yang kami lakukan. Kami juga peduli terhadap situasi keamanan dan keselamatan secara umum. Apalagi ada SPKKL Bakamla di Bali. Kami cek situasi dan kondisinya secara langsung.  Kami gerakkan  dan kami pimpin langsung personel turun ke lapangan untuk memberikan bantuan langsung ke para pengungsi,” terang orang nomor satu di Bakamla RI tersebut.

(M. Daksan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *