HUT Ke-50, PT ANTAM Pijakan Momen Emas Menjadi Pencapaian di Masa Depan

HUT Ke-50, PT ANTAM Pijakan Momen Emas Menjadi Pencapaian di Masa Depan

Tampak auning dan tamu undangan saat acara peringati HUT ke-50 PT ANTAM TBK., di UBPE Pongkor, Kabuapten Bogor, Kamis (5/7).

Bogor, NewsMetropol – Direktur Utama PT ANTAM TBK., Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, PT Aneka Tambang (ANTAM) TBK., senantiasa berharap momen emas ini dapat menjadi pijakan untuk terus mencatatkan pencapaian emas mulai sekarang hingga masa depan.

Hal itu disampaikannya di PT ANTAM UPBE Pongkor, Kabupaten Bogor, saat peringati HUT ke-50 tahun PT ANTAM dengan tema, “Golden Years Toward Golden Future” pada Kamis (5/7) kemarin.

Turut hadir seluruh jajaran Muspida Kabupaten Bogor, unsur Muspika, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Arie memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan, pemegang saham dan insan ANTAM yang telah mendukung perusahaan dari awal berdiri hingga saat ini yang memberikan upaya terbaik demi kesuksesan dan kemajuan perusahaan.

“ANTAM senantiasa berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan usaha dari hulu ke hilir dalam pengelolaan komoditas inti nikel, emas dan bauksit,” katanya.

Arie menceritakan, mengawali kiprah di tahun 1968, ANTAM terbentuk dari gabungan beberapa perusahaan dan proyek pemerintah yang mengelola nikel, emas dan bauksit.

“Bagi ANTAM ada beberapa penggal sejarah yang menandai perjalanan perusahaan,” ujarnya.

Menurut Arie, kesuksesan pertama PT ANTAM TBK., berawal dari kisah sukses pembangunan pabrik feronikel 1 yang beroperasi pada 1976, hingga saat ini memiliki FeNi 2, FeNi 3 hingga pengembangan pabrik Feronikel FeNi 1 menjadi FeNi 4.

Selanjutnya ditandai melalui pembangunan tambang dan pabrik pengolahan emas di Pongkor pada tahun 1994.

Kemudian dilanjutkan Initial Public Offering ANTAM pada 27 November 1997 di indonesia dan 1999 di australia, sedangkan tahun 2013, ANTAM melakukan upaya peningkatan nilai tambah komoditas bauksit yang di tandai dengan commisioning pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) di Tayan, pabrik CGA ANTAM merupakan yang pertama dimiliki oleh Indonesia.

Kini telah banyak lagi perjalanan yang mewarnai perusahaan. Pada akhir November 2017, ANTAM menjadi bagian dalam holding industri pertambangan bersama Inalum, PTBA dan Timah. ANTAM juga memperoleh peringkat “Proper Emas” untuk yang pertama kalinya pada 2017, lanjut Arie.

Untuk komoditas emas, kata dia, ANTAM melakukan banyak inovasi dan nilai tambah atas produk logam mulia. Salah satunya adalah peluncuran produk emas batangan bermotif batik seri 1 dan seri 2 yang merupakan satu satunya dan pertama di Indonesia.

Lalu selanjutnya produk jasa depositori logam mulia bernama BRANKAS (Berencana Aman Kelola Emas) yang menjadi platform penjualan online logam mulia ANTAM.

“Inovasi lainnya adalah emas batangan tema imlek motif shio anjing tanah, emas perhiasan dan emas motif hello kitty yang di ekspor ke pasar Jepang,” ujarnya.

Arie mengatakan, ANTAM juga tetap berkomitmen untuk mematuhi standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di setiap wilayah operasional.

“Di sisi lain, sebagai wujud implementasi praktik bisnis secara berkesinambungan, ANTAM secara konsisten merancang kebijakan-kebijakan perusahaan (softstructure) yang berpedoman pada prinsip GCG (Good Corporate Governance),” pungkasnya.

(Rahman)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *