Investor Rusia Jajaki Peluang Pembangunan Kilang Minyak di NTB

Investor Rusia Jajaki Peluang Pembangunan Kilang Minyak di NTB

Federasi perusahaan perminyakan Rusia menjajaki peluang berinvestasi Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat.

Mataram, Metropol – Federasi perusahaan perminyakan Rusia menjajaki peluang berinvestasi di Kawasan Global Hub Bandar Kayangan Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat.

Perusahaan raksasa yang berkedudukan di Moskow Rusia itu, tertarik membangun perusahaan Kilang Minyak, dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 barel perhari.

Untuk mewujudkan Penanaman Modal Asing (PMA) tersebut di NTB, maka dalam waktu dekat akan segera dilakukan survey ataupun analisis study kelayakan.

Sejumlah Perusahaan Asing dari Amerika, China dan Inggris disebut juga akan ikut berkolaborasi untuk mewujudkan pembangunan kilang minyak tersebut, mengingat dana yang dibutuhkan untuk mendirikan perusahaan tersebut mencapai dua ratus triliun.

Rencana tersebut disampaikan Representative Russian Federation and CIS, Alexsei Deriabin dan Deputy Representative Russian Federation and CIS, Galina Romanova,  saat  menemui Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si di ruang kerja Wagub, Senin (31/07).

“Dengan dibangunnya perusahaan kilang minyak di Global HUB, Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara, maka Lombok ini nanti akan menjadi pusat distribusi ke wilayah timur Indonesia,” ungkap Alexsei, yang saat itu didampingi Kepala Bappeda Provinsi NTB, Ridwansyah.

Rencana pembangunan perusahaan tersebut akan diputuskan setelah melewati studi kelayakan oleh tim dari Rusia.

Apabila layak dan memenuhi syarat, maka akan segera dibangun PT. Perusahaan Modal Asing (PMA) yang dipusatkan di Jakarta yang akan menjadi cikal bakal perusahaan minyak di NTB.

Menanggapi hal itu, Wagub mendukung rencana tersebut,.apalagi perusahaan tersebut akan menyedot sekitar 50 ribu tenaga kerja.

Hanya saja, Wagub berharap rencana tersebut betul-betul direalisasikan untuk menggerakan ekonomi masyarakat NTB, atau Indonesia secara umum. Menurut Wagub, selain tenaga kerja, lerusahan ini akan mampu menggerakan simpul-simpul ekonomi di sekitar Bandar Kayangan, pelabuhan akan ramai dengan kapal-kapal perusahaan serta kawasan industri akan meningkat.

“Tinggal kita siapkan SDMnya. Anak-anak muda NTB ini akan menjadi pelaku,” ungkap Wagub.

Untuk mempercepat rencana tersebut, dijadwalkan Selasa (01/08) besok akan ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi NTB dengan perwakilan perusahaan Rusia tersebut.

Penandatanganan tersebut akan dilakukan di Ruang Kerja Gubernur NTB bersama kepala OPD terkait.

(Rahmat/Amrin)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *