Kapolda Sulsel Beri Penghargaan Pada Sepuluh Difabel Penakluk Gunung Sesean

Kapolda Sulsel Beri Penghargaan Pada Sepuluh Difabel Penakluk Gunung Sesean

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani bersama atlet difabel penerima piagam penghargaan, yakni Abdul Rahman (difabel buta) dan Arifin Amir (difabel buta), di Ruang Tamu Pimpinan Polda Sulsel, Makassar, Selasa (5/12).

Makassar, Metropol – Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono memberikan piagam penghargaan kepada sepuluh penyandang disabilitas yang sukses melakukan pendakian di Gunung Sesean, Toraja Utara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pendakian gunung oleh kesepuluh difabel tersebut dilakukan pada Ahad (3/12) dalam rangka Hari Disabilitas Dunia 2017.

Kapolda Sulsel Beri Penghargaan Pada Sepuluh Difabel Penakluk Gunung Sesean 2Piagam penghargaan itu diberikan langsung oleh Kapolda Sulsel kepada dua perwakilan atlet difabel yakni Abdul Rahman (difabel buta) dan Arifin Amir (difabel buta) di Ruang Tamu Pimpinan Polda Sulsel, Makassar, Selasa (5/12).

“Orang yang seperti ini harus kita muliakan. Belum lagi orang yang kekurangan harta yang kita sebut miskin itu juga orang-orang yang sangat tinggi. Itu patut kita hormati. Saya tidak berani sembarangan kepada beliau-beliau ini. Saya panggil beliau nih. Saya Tidak berani sembarangan,” kata Irjen Pol Umar Septono di hadapan difabel dan tim pendakian difabel.

“Anak yatim, orang miskin dan difabel doanya langsung diterima oleh Allah yang maha kuasa,” lanjutnya.

Kapolda yang dikenal tawadhu ini juga menjadikan semangat dan perjuangan kesepuluh difabel muncak di gunung tertinggi di Toraja ini sebagai inspirator dan motivator bagi dirinya seluruh jajarannya.

Kapolda Sulsel Beri Penghargaan Pada Sepuluh Difabel Penakluk Gunung Sesean 3“Khususnya jajaran saya di Sulawesi Selatan untuk dijadikan pemicu. Masa kalah dengan adik kita yang diuji dengan kekurangan pandangan (penglihatan), kurang lengkap dan sebagainya, supaya kita lebih semangat lagi,” kata mantan Kapolda NTB itu.

Sementara itu, di lain pihak, penghargaan dari orang nomor satu di Jajaran Polda Sulsel ini tidak pernah dibayangkan oleh kesepuluh difabel dan tim pendukung “Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas part II” tersebut.

“Kami tidak menyangka Kapolda dan jajarannya memberikan penghargaan ini. Ini surprise bagi saya, difabel dan tim pendukung. Saya tidak tau harus mengatakan apa untuk berterima kasih,” ungkap Abdul Rahman juga Direktur Pergerakan Difabel Indonesia Untuk Kesetaraan.

Rahman mengaku, jika pihak Kapolda Sulsel telah menghubungi timnya saat masih berada di Gunung Sesean untuk bersilaturahmi.

“Saya kaget karena dihubungi langsung oleh Kanit Humas Kapolda Sulsel,” ucapnya.

Lanjutnya, Kapolda mengundang semua atlet difabel dan tim pendukung di rumah jabatan pada Senin (4/12) kemarin.

“Tetapi masih ada rangkaian kegiatan di Enrekang, kami meminta dijadwal ulang,” terang Rahman.

Rahman menambahkan, bahwa kesempatan bertemu Kapolda Sulsel itu tidak dapat dihadiri oleh semua atlet karena delapan difabel lainnya berdomisili di Enrekang.

(FB)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *