Kapolres Lumajang Sebut Penindakan Kejahatan Bisnis Model Piramida Tidak Harus Menunggu Laporan Masyarakat

Kapolres Lumajang Sebut Penindakan Kejahatan Bisnis Model Piramida Tidak Harus Menunggu Laporan Masyarakat

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban didampingi Katim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran Cobra, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media pada pengungkapan kejahatan bisnis model piramida yang dijalankan QNet.

Lumajang, NewsMetropol – Jagad media saat ini digemparkan oleh terungkapnya bisnis Piramida yang dijalankan oleh Qnet.

Dasar pengungkapan Tim Cobra Polres Lumajang terhadap bisnis Piramamida yang dijalankan QNet yakni berasal dari LP model A yaitu hasil penyelidikan langsung dari kepolisian tanpa adanya laporan aduan masyarakat.

Informasi awal diperoleh saat menemukan anak yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya yang ternyata bergabung ke QNet di Madiun.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan bisnis skema piramida telah lama dilarang di negara-negara maju.

“Mereka memiliki aturan yang namanya ‘Piramid Scheme Selling Regulation’ yang melarang semua bentuk perdagangan model Piramida,” ujar Doktor jebolan Universitas Padjajaran ini, Selasa (10/9).

Lanjut Arsal, model bisnis piramida umumnya hanyalah permainan uang atau biasa disebut “Money Games”.

“Karena kalaupun ada barang, barang yang diperjualbelikan hanyalah kedok untuk mensiasati aturan. Biasanya nilai barangnya tidak seberapa, dan bahkan tidak dibutuhkan oleh para member, karena member hanya membutuhkan sistem bisnisnya saja,” ujarnya lagi.

Menurut Magister Universitas Gajah Mada ini, konsep bisnis piramida pada akhirnya akan hancur, disaat tidak ada lagi orang yang mau direkrut jadi member.

Sehingga kata dia, yang selalu dirugikan adalah member yang dibagian bawah atau yang paling terakhir mendaftar.

“Saya berharap, Satgas Waspada Investasi Pusat segera bisa membuat rekomendasi daftar hitam terhadap semua bisnis dengan model skema piramida, karena bisnis yang sedang kami tangani saat ini pasti perputarannya sudah Trilliunan Rupiah dan sudah merasuk keseluruh Provinsi di Indonesia,” terang Arsal.

Dia menegaskan bahwa untuk penanganan kasus perdagangan model piramida tidak memerlukan adanya laporan masyarakat karena Bisnis model piramida adalah kejahatan.

“Dengan berhasil terungkapnya bisnis Model Piramida oleh Tim Cobra Polres Lumajang, mata masyarakat terbuka dan mengetahui bahwa bisnis semacam ini adalah illegal di indonesia dan juga dilarang di banyak negara,” pungkasnya.

(Red)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *