Kapolri dan Panglima TNI Monitoring Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Cikopo

Kapolri dan Panglima TNI Monitoring Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Cikopo

Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D., Menko PMK Puan Maharani dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat kunjungan kerja  monitiring Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Pos Pam Terpadu Cikopo, Minggu (10/6).

Jawa Barat, NewsMetropol – Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D., bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melakukan kunjungan kerja monitiring Operasi Ketupat Lodaya 2018 di Pos Pam Terpadu Cikopo, Minggu (10/6).

Turut hadir sejumlah Menteri diantaranya Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat , Menteri Perhubungan, Ketua DPR RI, Ka Basarnas, Plt. Dirut Pertamina, Dirut Jasa Marga, Dirjen Hubdat, Ka BPJT, Asops Kapolri, Kapuspen TNI, Kadiv Humas dan Kakorlantas.

Rombongan yang tiba pada pukul 09.00 WIB disambut langsung Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi didampingi Karo Ops Polda Jabar, Dir Krimsus Polda Jabar, Dir Lantas Polda Jabar, Dir Sabara Polda Jabar, Dir IK Polda Jabar, Kasat Brimob, Kabid Propam Polda Jabar, Kabid Humas Polda Jabar, Danrem Sunan Gunungjati Cirebon, Kapolres dan Waka Polres Pwk.

Kepolda Jawa Barat, Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., mengawali sambutannya melaporkan situasi terkini yaitu operasi gabungan TNI-POLRI yang dilaksanakan dengan baik, telah mampu menciptakan kondisi yang kondusif di Jawa Barat, sebelumnya kegiatan juga diawali survey gabungan di tingkat Provinsi.

Selain dilaksanakan pengamanan Ops Ketupat Lodaya juga dilaksanakan pengamanan gereja. Kemudian, terkait dengan Satgas Pangan di wilayah Jawa Barat dinyatakan dalam kondisi stabil.

“Hal ini juga didukung dengan dilakukannya operasi kejahatan jalanan pada 2 bulan yang lalu dan hasilnya cukup signifikan,” katanya.

Kapolda juga menjelaskan, bahwa memasuki arus mudik lebaran, salah satu jalur mudik yang dilalui pemudik di pulau Jawa adalah tol Cipularang dan sempat terjadi laka lantas di dalam tol, namun hasil penyelidikan dinyatakan tidak ada korban jiwa.

Selain itu, kata dia, penanganan di rest area menimbulkan kemacetan di KM 86 akibat banyaknya pemudik yang mengantri untuk istirahat.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurai kemacetan dan kepadatan lalu lintas adalah dengan kontra flow namun belum dilaksanakan.

“Apabila terjadi stuck maka kita lewatkan di Tol Sumber namun juba belum dilaksanakan. Sementara untuk tol Cileunyi dari 10 KM apabila padat akan dialihkan ke Gede Bage,” jelas Kapolda.

Sedangkan, lanjutnya, untuk antisipasi arus balik pertemuan arus Tol Cipali akan dilakukan kontra flow. Jumlah total petugas gabungan Ops Ketupat Lodaya lk. 36.000 personil.

Kemudian, menanggapi keluhan masyarakat tentang rambu dan penerangan yang kurang saat ini sudah teratasi.

Diakhir sambutannya Kapolda Jawa Barat itu memberikan kesempatan kepada Kapolri untuk menggunakan sistem komunikasi conference ke petugas lapangan (Kapolres Garut dan Kapolres Cirebon) untuk melaporkan perkembangan situasi terkini.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian., Ph.D., menyampaikan, bahwa seluruh kebutuhan masyarakat yang melakukan mudik lebaran tahun ini telah terpenuhi dan telah disiapkan baik BBM dan sebagainya.

Tidak hanya itu body system juga telah ditingkatkan mengingat perkiraan puncak arus mudik dan puncak kemacetan akan terjadi pada tanggal 13 dan 14 Juni mendatang.

“Sehingga seluruh infrastruktur yang telah disediakan oleh pemerintah diharapkan dapat membantu kelancaran dan memberikan kenyamanan kepada para pemudik,” jelas Kapolri.

Arahan juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani mengatakan, bahwa segala hal yang berkaitan dengan pelayanan publik harus ditingkatkan terlebih tanggal 15 Juni mendatang akan menyambut hari raya Idul Fitri, sehingga pengamanan baik arus mudik maupun balik harus dilakukan dengan tepat agar berjalan lancar.

Selain itu pengamanan ketika shalat Idul Fitri dan tempat ibadah lainnya juga harus ditingkatkan. Tak lupa Menko PMK mengajak seluruh pihak terkait untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa pemerintah siap mengamankan momen keagamaan ini.

Dalam arahannya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pertama-tama mengucapkan terima kasih atas persipan yang sudah dilaksanakan dan berpesan untuk mengantsipasi apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan mohon dilakukan dengan kerja sama yang baik dan sesuai prosedur.

Diakhir arahannya, Panglima TNI mengucapkan selamat bertugas dan selalu jaga kesehatan.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Konfrensi pers atau doorstop media kepada seluruh awak media yang hadir. Lalu pemasangan Sticker Asian Games pada ranmor dinas Oprasional TNI- Polri. Kemudian dilanjutkan pemberian bingkisan kepada personel yang bertugas Operasi Ketupat 2018, acara di tutup dengan sesi foto bersama.

(MP/HumasPolri)    

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *