Kapolri Hadiri Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Tingkat IV Angkatan 49

Kapolri Hadiri Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akpol Tingkat IV Angkatan 49

Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., beserta Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Hj. Tri Tito Karnavian, pada acara Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian Tingkat IV Angkatan 49 Batalyon Prawira Hirya di Auditorium Cendrawasih, Akpol Semarang, Senin (9/7).

Semarang, NewsMetropol – Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., beserta Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Hj. Tri Tito Karnavian, menghadiri Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian Tingkat IV Angkatan 49 Batalyon Prawira Hirya di Auditorium Cendrawasih, Akpol Semarang, Senin (9/7).

Pada kegiatan tersebut, Kapolri didampingi Kabaintelkam Polri, Komjen Pol.Drs. Lutfi Lubihanto, M.M, Kalemdiklat Polri  Komjen Pol Drs. Unggung Cahyono beserta Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Lemdiklat Polri dan Pejabat Utama Akpol serta Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Condro Kirono, beserta Pejabat utama Polda Jawa Tengah.

Selain itu, turut hadir Kapolri pada Massa Jenderal Pol (Purn.) Drs. Da’i Bachtiar, S.H., KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Gubernur Akpol pada massanya.

Setibanya di AKPOL pukul 13.00 WIB, Kapolri beserta Ketum Bhayangkari disambut dengan tradisi penyambutan di Gerbang Tanggon Kosala Akpol diiringi dengan Tim Drum Corps oleh Gubernur Akpol dan para Taruna.

Kegiatan diawali dengan orasi Ilmiah oleh Kompol Wirdhanto Hadicaksono,S.IK., M.Si., tentang “Tuntunan Kompetensi Anggota Polri Sebagai Human Capital Dalam Menghadapi Tantangan Dinamika Keamanan”.

Pada kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan penghargaan dan medali kepada wisudawan yang terbaik antara lain :

  1. Peraih Lulusan Adhi Makayasa, BT Doly Septian.
  2. Peraih Penghargaan Ati Tanggon :
  • Peraih Penghargaan Ati Tanggon 1 BT Doly Septian.
  • Peraih Penghargaan Ati Tanggon 2 BT Annas Zulkarnain.
  • Peraih Penghargaan Ati Tanggon 3 BT Fery Afrilio Christanto.
  1. Peraih Penghargaan Ati Tanggap :
  • Peraih Penghargaan Ati Tanggap 1 BT Annas Zulkarnain.
  • Peraih Penghargaan Ati Tanggap 2 BT Doly Septian.
  • Peraih Penghargaan Ati Tanggap 3 BT Hafiz Prasetia Akbar.
  1. Peraih Penghargaan Ati Trengginas :
  • Peraih Penghargaan Ati Trengginas 1 BT I Komang Mahendra Deputra.
  • Peraih Penghargaan Ati Trengginas 2 BT Chruys Ryzer Aditya Putra Rumbiak
  • Peraih Penghargaan Ati Trengginas 3 BT Indah Fitria Ranita.
  1. Peraih Penghargaan Ati Tamba :
  • Peraih Penghargaan Ati Tamba 1 BT I Komang Mahendra Deputra.
  • Peraih Penghargaan Ati Tamba 2 BT Famda Egga Prasnada.
  • Peraih Penghargaan Ati Tamba 3 BT Doly Septian.
  1. Peraih Penghargaan Ati Tangkas :
  • Peraih Penghargaan Ati Tangkas 1 BT Afif Widhi Ananto.
  • Peraih Penghargaan Ati Tangkas 2 BT Edward Prana Jaya Purba.
  • Peraih Penghargaan Ati Tangkas 3 BT Annas Zulkarnain.
  1. Peraih Penghargaan Karya Wira Nugraha :
  • Peraih Penghargaan Karya Wira Nugraha 1 BT Fery Afrilio Christanto.
  • Peraih Penghargaan Karya Wira Nugraha 2 BT Aditya Rizky Nugroho.
  • Peraih Penghargaan Karya Wira Nugraha 3 BT Putu Gede Ega Purwita.
  1. Peraih Penghargaan Ati Srikandi Cendikia :
  • Peraih Penghargaan Ati Srikandi Cendikia 1 BT Fitriani Akrima.
  • Peraih Penghargaan Ati Srikandi Cendikia 2 BT Mega Ayundya Nirwaningtyas.
  • Peraih Penghargaan Ati Srikandi Cendikia 3 BT Indah Fitria Ranita.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan bahwa saat ini Polri telah melahirkan Perwira yang memiliki intelektual dan sarjana terapan sebagai penerus Polri.

“Terdapat beberapa hal yang perlu dipahami oleh para wisudawan yaitu, memiliki pola pikir ilmiah, baik kualitatif maupun kuantitatif, karena diharapkan mampu membuat perhitungan untung dan rugi yang kemudian mampu mengambil keputusan,” jelasnya.

Kapolri juga menyampaikan tiga Kebijakan utama promoter yaitu; Pertama, melakukan peningkatan pelayanan publik, menekan kasus terorisme dan kasus-kasus yang meresahkan masyarakat. Kedua, menekan budaya koruptif, arogansi kewenangan dan kekerasan yang berlebihan. Ketiga, managemen media.

Berdasarkan hasil survey Litbang Kompas, Polri masuk sebagai tiga lembaga yang dipercaya publik dengan nilai 82.9. Selain itu berdasarkan hasil surve The Gallup, Indonesia menempati urutan ke sembilan sebagai negara teraman didunia, hal ini menandakan bahwa Polri mampu menjaga keamanan dalam negeri di Indonesia.

Dalam rangka membangun kapasitas, Polri telah bekerjasama dengan LPDP yang  akan memberikan beasiswa kepada lulusan AKPOL yang lulus tes untuk belajar di luar negeri, karena belajar di luar begeri akan mendapatkan Ilmu, kultur dan jaringan/kawan dengan pola berfikir sama, yang dimana nantinya akan membawa perubahan kultural bagi Polri dan menjadi agent of change.

“Hal ini penting untuk diri sendiri, karena pada masa kedepan suasana kerja sangatlah kompetitif, sehingga jika menginginkan kemenangan maka haruslah mempunyai nilai plus atau kelebihan dan prestasi yang baik,” ujar Kapolri.

Kapolri juga berpesan kepada wisudawan agar tetap mengejar prestasi baik formal maupun Informal, tetapi jangan mengejar gelarnya saja karena yang utama adalah menjadi anggota Polri yang berintelektual dan berpengetahuan tinggi, memiliki power, follower dan konsep.

Adapun jumlah Capaja Akademi Kepolisian yang melaksanakan wisuda sebanyak 279 orang yang terdiri dari 228 Taruna dan 51 Taruni. Selanjutnya, acara ditutup dengan foto bersama para Wisudawan.

(MP/DivHumasPolri)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *