Kasal Paparkan Modal Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia

Kasal Paparkan Modal Indonesia Menjadi Poros Maritim Dunia

Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, saat memberikan kuliah umum tentang Kemaritiman di Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Sabtu (9/9).

Kendari, Metropol – Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., memberikan kuliah umum tentang Kemaritiman di Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Sabtu (9/9).

Mengambil tema “Peran Mahasiswa dalam Membangun Kembali Budaya Maritim Guna Mendukung Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” materi kuliah Kasal tersebut diikuti oleh sekira 1100 mahasiswa dari empat kampus besar di Kendari Sultra.

Dalam materinya Kasal menegaskan bahwa Indonesia adalah negara maritim yang besar yang memiliki luas laut yuridiksi nasional sekira  5,8 juta juta Km² yang terdiri dari laut nusantara  2,95 juta Km², laut teritorial 0,3 juta Km² dan laut ZEEI 2,55 juta Km².

“Selain itu, Indonesia juga memiliki garis pantai sepanjang 80,791 Km dan 17.499 buah pulau,” ujar Ade Supandi di hadapan mahasiswa Sultra di Kendari.

Kata Kasal, melihat konstelasi geografis Indonesia dan arti penting laut tersebut, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi poros maritim dunia.

Menurutnya, tekad Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia sangatlah logis karena bangsa Indonesia memiliki karakter budaya maritim, sumber daya kelautan, infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim serta kekuatan pertahanan maritim.

“Indonesia juga memiliki potensi untuk menjadi sebuah negara yang kuat di bidang maritim karena Indonesia memiliki posisi geografis yang strategis, bentuk fisik, luas wilayah, jumlah penduduk, karakter bangsa dan karakter pemerintah yang merupakan elemen penting kekuatan sebuah negara maritim,” jelasnya.

Lebih jauh Laksamana Ade Supandi menjelaskan, eksistensi mahasiswa sebagai “agen of change” harus menyadari akan arti pentingnya laut bagi bangsa Indonesia.

Menurut Kasal, kesadaran mahasiswa dapat digugah melalui peningkatan partisipasi dalam berbagai kegiatan yang berhubungan dengan sektor kelautan dan menjadikan sektor maritim sebagai pilihan dalam pendidikan riset dan penelitian serta profesi

“Juga melalui pemanfaatan berbagai kemajuan teknologi komunikasi dan informasi untuk menyebarkan pemahaman kecintaan dan harapan terhadap laut Indonesia,” terang orang nomor satu di jajaran TNI AL itu.

(M. Daksan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *