Keras !! KPAI Panggil Penerbit Yang Memuat Konten LGBT

Keras !! KPAI Panggil Penerbit Yang Memuat Konten LGBT

Buku bacaan balita yang diduga berisi konten LGBT.

Jakarta, Metropol – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) hari ini memanggil penerbit buku pelajaran untuk anak-anak yang diduga berisi konten lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) yang diterbitkan oleh Pustaka Widyatama.

Dalam rilis yang diterima redaksi, KPAI menyatakan, bahwa buku yang berjudul ‘Balita Langsung Lancar Membaca’ dengan metode BSB (Bermain Sambil belajar) tersebut, di tulis oleh Intan Noviana dan diterbitkan oleh Pustaka Widyatama.

“Berdasarkan penelusuran KPAI, Pustaka Widyatama ternyata merupakan anak perusahaan dari Mutiara Media (Media Pressindo Group). Pustaka Widyatama merupakan anak perusahaan yang khusus menerbitkan buku-buku penunjang pelajaran, bahasa, dan anak,” ucap Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyawati, Jumat, (29/12).

Selanjutnya, KPAI hari ini juga telah mengundang penerbit, akan tetapi pihak penerbit tidak datang dan tanpa konfirmasi. KPAI menyatakan akan memanggil kembali mengingat buku tersebut menjadi kontroversi dan meresahkan orangtua. ” KPAI akan menggali keterangan penerbit untuk mengklarifikasi isi buku yang dianggap tak patut tersebut, karena dari kalimat-kalimat yang ditampilkan dalam buku tersebut diduga kuat mengandung unsur LGBT atau secara berani mengampanyekannya,” tambah Retno.

Masih menurut Retno, pihak KPAI akan mendesak penerbit untuk segera merevisi buku “Balita Langsung Lancar Membaca” tersebut dan KPAI meminta bukti revisi berupa sampel buku yang sudah dicetak dan direvisi.  “Dan selanjutnya akan dikomunikasikan untuk segera menarik buku yang masih ada di pasaran dan segera diganti dengan buku yang sudah direvisi dan menarik buku. KPAI akan meminta juga bukti penarikan buku yang dimaksud,” bebernya lagi.

Kemudian terakhir, Retno juga menyatakan, KPAI akan ikut mengawasi buku-buku lain yang ditulis oleh Intan Noviana, serta KPAI mendorong pemerintah untuk segera membentuk Badan Perbukuan Nasional agar ada sistem kontrol buku yang beredar di Indonesia.

(Lukman Hakim)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *