Koramil Aikmel Tertibkan Balap Liar

Koramil Aikmel Tertibkan Balap Liar

Koramil 1615-11/Aikmel dan anggota Unit Inteldim 1615/Lotim berkoordinasi dengan Polsek Aikmel bersama-sama melakukan tindakan penertiban balap liar.

Lotim, Metropol – Balap liar yang menjadi trend para pemuda sangat mengganggu ketertiban masyarakat terutama di jalan raya yang digunakan untuk kepentingan umum.

Berkaitan dengan hal tersebut, Koramil 1615-11/Aikmel dan anggota Unit Inteldim 1615/Lotim berkoordinasi dengan Polsek Aikmel untuk bersama-sama melakukan tindakan penertiban.

Penertiban itu ditujukan kepada para pemuda pengguna jalan raya yang melakukan balap liar di sepanjang Jalan Raya Ring Road Dea Sukarma Kecamatan Aikmel Lombok Timur,  Ahad (4/2) kemarin.

Danramil 1615-11/Aikmel Kapten Inf Lalu Arik mengatakan kegiatan penertiban balapan liar tersebut dilakukan karena adanya laporan masyarakat yang merasa resah akibat ulah anak-anak muda di jalan raya.

Oleh karenanya kata dia, pihaknya mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan Polsek Aikmel melakukan penertiban agar masyarakat kembali tenang dan tidak dibuat resah.

“Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, namun pelakunya berhasil kabur,” katanya.

Di tempat terpisah Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., menyampaikan usai mendapat laporan dari masyarakat dirinya lalu memerintahkan anggota Unit Inteldim 1615/Lotim bersama Koramil setempat untuk berkoordinasi dengan Polsek untuk melaksanakan penertiban.

“Dan Alhamduilillah, dua unit sepeda motor sebagai barang bukti berhasil diamankan oleh anggota dan barang bukti tersebut ada di Makodim 1615/Lotim,” jelasnya.

Agus menambahkan, rencana barang bukti tersebut bisa diambil oleh pemiliknya dengan menghadirkan orang tua bersama Kepala Desa setempat maupun anak tersebut untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama lagi.

Orang Nomor satu di Kodim Lombok Timur tersebut berharap, dengan kegiatan penertiban ini para pemuda khususnya tidak lagi melakukan tindakan-tindakan yang dapat menggangu kepentingan masyarakat umum apalagi dilakukan di jalan-jalan yang merupakan fasilitas umum.

“Semoga anak-anak muda kita di Lombok Timur khususnya sadar jika yang dilakukan itu melanggar norma-norma hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

(Rahmat)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *