Kronologis Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Shabu 10,39 Kg di Perbatasan

Kronologis Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Shabu 10,39 Kg di Perbatasan

Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso didampingi Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Dirjen Bea dan Cukai serta Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam Jumpa Pers dengan awak media, di Lobby Gedung BNN, Jakarta Timur Selasa (12/9).

Jakarta, Metropol – Upaya penyelundupan narkotika dari Malaysia ke Indonesia kembali digagalkan oleh tim gabungan yang terdiri dari BNN, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) TNI dan Bea dan Cukai Kalbar.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, dari jaringan sindikat narkotika internasional tetsebut, pihaknya dapat menyita shabu seberat 10,39 kg.

Budi menuturkan, kronologi penggagalan penyelundupan itu berdasarkan laporan masyarakat.

“Didapat informasi bahwa akan adanya penyelundupan narkotika jenis shabu kristal melalui jalur tikus di perbatasan Malaysia – Indonesia via Entikong Kalimantan Barat yang dilakukan oleh PH (kurir),” ujar Komjen Budi kepada awak media di Lobby Gedung BNN, Jakarta Timur Selasa (12/9).

Kata dia, untuk menindaklanjuti informasi tersebut,  maka dibentuk tim gabungan BNN, Bea Cukai Kalbar dan Satgas Pamtas TNI di Entikong untuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku yang terlibat.

Lanjutnya, pada tanggal 27 Agustus 2017, sekira pukul 7.30 WIB tim gabungan melakukan penangkapan terhadap PH tepatnya di jalan lintas Batang Tarang no.6 pasar Makkawing Kecamatan Batang Tarang Kabupaten Sanggau Kalbar saat yang bersangkutan akan menuju kota Pontianak menggunakan sepeda motor dan petugas berhasil menyita narkotika golongan 1 jenis shabu kristal seberat kurang lebih 10,39 kg.

“Dalam waktu yang bersamaan, petugas BNN melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya yaitu M (kurir dan checker) di Jalan Lintas Kalimatan Desa Jawa Tengah Kecamatan Sungai Bengkayang, Kubu Raya Kalbar,” ujarnya lagi.

Kata dia, pelaku lainnya yaitu DZ (gudang), ditangkap di sebuah rumah di Perum Mitra Keluarga 4 Blok C No.15, Kelurahan Sigon, Pontianak Timur, Pontianak.

Dia menuturkan petugas juga mengamankan F (keuangan) di daerah Komplek Grand Victory Blok A/6 Kelurahan Teluk Kapuas Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalbar.

“Sementara itu, pemodal dari jaringan ini yaitu I alias Dagot diciduk di Lapas Kelas IIA Pontianak, Kalbar,” imbuhnya.

Selain barang bukti narkotika, petugas juga menyita uang tunai Rp 1,65 M, 12 buku tabungan, 3 unit sepeda motor, sertifikat rumah, perhiasan, 11 unit ponsel, dan kartu identitas para pelaku.

“Para pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1), pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal  pidana mati,” tegasnya.

Dia menambahkan, dengan pengungkapan shabu seberat 10,39 kg ini, BNN setidaknya telah menyelamatkan lebih dari 51 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika.

(Deni M)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *