Kuasa Hukum PT Sasando Geram Terhadap Mafia Tanah

Kuasa Hukum PT Sasando Geram Terhadap Mafia Tanah

Ilustrasi/Landi.

Kupang (NTT), Metropol – Sebidang tanah yang terletak di Desa Camplong, kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perebutan oleh beberapa pihak.

Tanah seluas 170,55 Hektar yang ternyata milik sah PT. SASANDO, berdasarkan Hak Guna Usaha (HGU) atas sebidang tanah yang berasal dari tanah Negara sebagai mana Keputusan Menteri Negara Agraria/ kepala badan pertanahan Nasional No. 21/HGU/BPN tanggal 16 september 1993, yang menjadi dasar diterbitkannya Sertifikat HGU No 7/Camplong I Kepada PT Sasando.

Tiba-tiba diakui beberapa pihak sebagai tanah miliknya. Dengan mengaku telah membayar sejumlah uang kepada seseorang yang menjanjikan sebidang tanah diatas lahan PT SASANDO tersebut.

Terkait hal tersebut. Tim Kuasa Hukum PT.SASANDO merasa geram atas ulah orang yang tidak bertanggung jawab tersebut. Dan menilai ada unsur provokasi dibalik insiden itu.

“Menurut kami, Tim kuasa hukum dari PT Sasando sehubung ada pernyataan berbagai pihak, baik orang perorangan maupun kelompok yang antara lain menyatakan bahwa mereka adalah pemilik tanah, dengan menyatakan telah membayar sejumlah uang kepada pihak tidak bertanggung jawab tersebut adalah merupakan satu upaya provokasi yang menjurus kearah tindak pidana penipuan dan berbagai tindak lainnya.” Kata Herry Battileo, SH salah satu tim kuasa dari kantor E.Nita Juwita SH, Saat dihubungi, Selasa (22/12/2015).

Herry melanjutkan, Pihak PT. SASANDO telah mengalami kerugian yang sangat besar akibat kejadian tersebut. Pasalnya lahan yang digunakan sebagai usaha penggemukan ternak sapi dan penanaman tanaman-tanaman pakan ternak itu, rusak parah akibat diterobos dan diinjak-injak oleh pihak-pihak yang mengaku telah membeli tanah tersebut.

Oleh sebab itu. Pihak Kuasa Hukum PT. SASANDO mengaku akan menjerat oknum yang melakukan perusakan tersebut.

Ditambahkan E.Nita Juwita, SH Ketua tim kuasa hukum PT Sasando. Pasal-pasal pidana yang dapat dipersangkakan terhadap pihak-pihak yang mengaku memliki namun tanpa alas hak yang sah adalah pasal penipuan sebagaimana masksud pasal 378 KUHP, Pasal Penyerobotan sebagaimana pasal 167 KUHP, Pasal pengerusakan sebagaimana pasal 406 KUHP sebagai mana dijelaskan lebih rinci, Pasal 378 tentang penipuan.

“Kita akan jerat dengan pasal-pasal tersebut,”lanjut E.Nita

Seperti yang diketahui. PT. SASANDO telah terdaftar sebagai wajib pajak berdasarkan nomer wajib pajak No.1.471.038.922 dan juga telah melaksanakan kewajiban pembayar pajak yang antara lain, pembayaran uang wajib Tahunan HGU an. PT Sasando yang telah dibayar lunas sampai Tahun 2023 dan Pembayaran pajak Bumi dan bangunan yang telah dibayar sampai tahun 2014.

(Landi)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *