Lanal Saumlaki Bekali Mahasiswa Poltekkes Latsar Penanggulangan Darurat

Lanal Saumlaki Bekali Mahasiswa Poltekkes Latsar Penanggulangan Darurat

Kegiatan pelatihan dasar penanggulangan kedaruratan dalam menjalankan profesi kebidanan di pulau terpencil.

Saumlaki,NewsMetropol – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Saumlaki membekali Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maluku di Saumlaki dengan latihan dasar penanggulangan kedaruratan dalam menjalankan profesi kebidanan di pulau terpencil dan terdepan tahun 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari dari dibuka tanggal 7 Februari 2018 dan ditutup tanggal 10 Februari 2018 kemarin.

Komandan Lanal Saumlaki Letkol Laut (P) Ari Krisdiyanto, M. Tr (Hanla) mengatakan, bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh Memorandum Of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dari Prodi Kebidanan Poltekes Kemenkes Maluku di Saumlaki dengan Lanal Saumlaki dalam rangka memberikan pelajaran pada Muatan Lokal (Mulok) yakni pelajaran-pelajaran tentang kedaruratan.

“Kurikulum khusus yang diajarkan kepada Mahasiswa Poltekkes yakni pelatihan dasar yang mengarah kepada kedaruratan dengan harapan para mahasiswa memiliki keahlian penanggulangan kedaruratan bila nantinya akan ditugaskan di daerah-daerah pulau terpencil dan terdepan Indonesia,” ujar Letkol Ari Krisdiyanto pada saat menutup kegiatan pelatihan.

Danlanal berharap, dengan pelatihan seperti ini, para Mahasiswa memiliki keahlian khusus pada saat nanti bertugas di daerah terpencil dan terdepan, maupun saat mengalami kecelakaan di laut, di hutan atau saat menghadapi ancaman dan bahaya lainnya dari binatang buas maupun ancaman manusia.

Dia menuturkan, bahwa materi yang diberikan dalam pelatihan itu adalah pembentukan karakter yang mengarah pada positif mental atitude melalui motifasi dan kepemimpinan serta diberikan materi tentang survival meliputi jungle survival dan sea survival. Selain itu, materi penanganan kedaruratan evakuasi medis dengan tingkat kesulitannya atau ketiadaan peralatan.

Menurut Danlanal, permasalahan terbesar pada dunia pendidikan di Maluku Tenggara Barat adalah membangun karakter sehingga kami membantu tugas pendidik untuk pembetukan karakter di sekolah-sekolah.

‚ÄúSeperti sekarang ini, yang baru dirintis adalah Pramuka Saka Bahari. Kita berharap Pramuka Saka Bahari ini bisa menjadi salah satu ikon bagi generasi muda untuk mengisi waktunya,” terangnya.

(Deni M/Dispen Lantamal IX)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *