Lanud H. AS Hanandjoeddin Gelar Seminar Anti Hoax

Lanud H. AS Hanandjoeddin Gelar Seminar Anti Hoax

Para peserta seminar saat foto bersama, Rabu (11/7).

Belitung, NewsMetropol – Dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI AU ke 71 tahun 2018, Pangkalan Udara (Lanud) H. AS Hanandjoeddin melaksanakan kegiatan komunikasi sosial seminar anti hoax dengan tema, “Menangkal Berita Hoax dan Bijak Dalam Bermedia Sosial”, yang digelar di ruang Mako Lanud H. AS Hanandjoeddin Tanjung Pandan Kabupaten Belitung propinsi Bangkabelitung, Rabu (11/7).

Seminar anti hoax yang di buka oleh Kepala Dinas Operasi (Kadis Ops) Lanud H. AS Hanandjoeddin, Mayor (LEK) Aribiter Thanamar, ST., ini dihadiri dari perwakilan Kodim, Polres Belitung, Kejaksaan Negeri Tanjung Pandan, Polisi Pamong Praja Kabupaten Belitung, Perwakilan Wartawan Belitung (Perwabel), ORARI Belitung, KNPI Belitung, PPI serta dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung.

Seminar anti hoax ini di isi oleh tiga nara sumber yakni Dr. Zakina, S.Sos, M.Si, Eka Medista Simanjuntak, ST, MSE., serta Letnan Dua (ADM) Akbar Bimantara.

Dalam paparannya, Dr. Zakina, S.Sos, M.Si., mengatakan, pemanfaatan internet dan media sosial yang tidak diimbangi kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca atau menulis (literasi) digital dapat menyebabkan berita bohong merajalela.

“Meningkatnya angka penggunaan media sosial di Indonesia diiringi dengan meningkatnya konten-konten hoax yang mencapai 800.000 konten per tahunnya,” kata Dr. Zakina yang masih berdinas di Diskominfo Kabupaten Belitung.

Dr. Zakina menyebutkan, bahwa solusi dari hal tersebut adalah pembelajaran tentang literasi (komputer, media,digital) dan pendidikan.

Sementara Eka Medista Simanjuntak, ST, MSE., menjelaskan ada lima langkah identifikasi berita hoax.

“Hati hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, ikut serta dalam group diskusi anti hoax,” imbuhnya.

Sedangkan Letda Akbar Bimantara mempertegas masalah dampak dari berita hoax.

“Dampak berita hoax adalah mengganggu stabilitas keamanan negara, mengacaukan program pembangunan, merusak kredibilitas dan menyebabkan perpecahan,” kata Perwira TNI AU Lanud H. AS Hanandjoeddin itu.

(Sahrus Salis)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *