Lindungi Garis Pantai dan Abrasi, Korem 162/WB Gelar Penanaman Mangrove

Lindungi Garis Pantai dan Abrasi, Korem 162/WB Gelar Penanaman Mangrove

Anggota Korem 162/WB dan jajaran menanam pohon Mangrove di pesisir pantai, Jumat (14/4).

Lombok Barat, NewsMetropol – Kondisi garis pantai saat ini sudah mulai berubah seiring dengan gelombang ombak air laut yang secara terus menerus menghantam pinggiran pantai.

Terkait dengan itu, untuk menjaga keutuhan garis pantai, Korem 162/WB dan jajaran secara serentak melaksanakan penanaman pohon Mangrove di pesisir pantai, Jumat (13/4).

Beberapa tempat yang dijadikan sasaran penanaman pohon mangrove antara lain di Pantai Cemara Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar Lombok Barat, Pantai Juru Mapin Desa Juru Mapin, Kecamatan Alas Sumbawa Besar, Pantai Ule Desa Niku, Kecamatan Rasanae, Kota Bima, Pantai Bawi Desa Bawi, Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, Pantai Labuhan Haji Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur dan di Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah.

Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid makruf, M.A., disela-sela kesibukannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanaman pohon mangrove diseluruh satuan jajaran Korem 162/WB.

“Terimakasih kepada para Dandim jajaran Korem 162/WB beserta seluruh personelnya yang terlibat dalam penanaman pohon mangrove secara serentak diseluruh wilayah Provinsi NTB,” ucap Farid.

Dilanjutkannya, penanaman pohon ini sebagai upaya untuk menjaga keutuhan garis pantai dan sekaligus menghindari pengikisan pantai oleh gelombang air laut atau abrasi pantai dan juga menghidupkan kembali ekosistem satwa maupun hewan lainnya.

“Sebenarnya banyak manfaat yang bisa diperoleh dari penanaman mangrove ini karena kedepan akan menjadi hutan mangrove yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dari berbagai aspek,” jelas orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut.

Farid berharap, semoga kegiatan penanaman ini memberikan manfaat bagi kita semua terutama untuk menjaga garis pantai dari abrasi dan sebagai penghasil oksigen bagi kelangsungan hidup manusia,” pungkasnya.

Ditempat terpisah Kapenrem 162/mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan, berdasarkan informasi dari satuan jajaran, bahwa penanaman pohon mangrove secara serentak diseluruh jajaran ini melibatkan masyarakat setempat dengan jumlah pohon seluruhnya sekitar 10.000 pohon.

Adapun jumlah pohon yang ditanam masing-masing Kodim berbeda sesuai dengan kondisi lokasi tempat penanaman.

“Kegiatan bhakti sosial seperti ini akan terus kita lakukan sebagai upaya pengabdian kepada bangsa dan negara dengan terus berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas,” tutupnya.

(Rahmat)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *