LMP Marcab Lebak Gelar Bukber dan Santunan

LMP Marcab Lebak Gelar Bukber dan Santunan

Anggota Laskar Merah Putih Marcab Kabupaten Lebak.

Lebak, NewsMetropol – Markas Cabang (Marcab) Kabupaten Lebak Laskar Merah Putih (LMP) menggelar acara buka bersama dan santunan kepada puluhan anak yatim dan dhuafa serta jompo di Markas Anak Cabang (MAC) Cipanas, Minggu (10/6).

Acara yang dihadiri oleh seluruh pengurus Marcab Lebak serta perwakilan MAC se-Kabupaten Lebak rutin tahunan dilaksanakan setiap bulan Ramadhan secara nasional berdasarkan himbauan Markas Besar (Mabes) LMP.

Ketua LMP Marcab Lebak, Ridwannulah, S.HI., mengatakan, sebuah ormas harus bermanfaat untuk umat, karena ormas adalah bagian dari unsur masyarakat yang diakui oleh negara.

Dikatakannya, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keperdulian terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.

“Allhamdulillah, bisa terlaksana dengan dukungan dari berbagai pihak yang tidak mengikat baik anggota maupun pengusaha yang berjiwa sosial tinggi,” kata Ridwan.

Ridwan menjelaskan, bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan di dua tempat yaitu di Kampung Cilengsir, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung.

“Kami akan menyalurkan santunan kepada sekitar 50 orang yatim dan duafa yang sudah di data sebelumnya, karena saat ini baru sebagiannya saja,” jelasnya.

Ridwan berharap organisasi ini bisa menjadi lebih besar, lebih mandiri dan yang terpenting bisa bermanfaat untuk anggota maupun orang lain di sekitarnya, sehingga menjadi pioner dalam berbagi kegiatan sosial dan ke masyarakat.

“Sebaik-baiknya kita adalah yang banyak bermanfaat baik bagi dirinya maupun orang lain,” kata Kowing sapaan akrabnya.

Hal senada dikatakan Sekertaris Marcab Badru Munir, SE., dirinya mengaku telah dibesarkan oleh LMP, diberikan jaringan yang luas dan nilai lebih, sehingga dirinya akan memberikan timbal balik kepada lembaga dengan peduli akan lingkungan  sosial dan masyarakat sekitar.

Ridwan mengatakan, sebagai anggota Laskar Merah Putih juga harus mengedepankan dan menjalankan visi misi empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Sekali lagi saya tegaskan sebuah organisasi kemasyarakatan harus bermanfaat untuk kepentingan umum dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

 (Harun)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *