Makna “JEMPOL” Buat Agus Arifin Nu’mang

Makna “JEMPOL” Buat Agus Arifin Nu’mang

Calon Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang salam jempol bersama Ketua JJS For Agus-TBL, H. Welham Hafied dan pengurus lainnya yakni Andi Rudi Baso dan Thamrin Barubu, di Kedai Kopi Phoenam Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (19/1).

Jakarta, NewsMetropol - Menurut M. Saleh Mude, kata “Jempol” memiliki makna tersendiri bagi sosok Agus Arifin Nu’mang.

Kata Saleh Mude, makna tersebut lahir melalui sebuah perenungan yang mendalam dikala banyaknya pendukung Agus yang kerap mengajukan ibu jari atau berjempol-ria.

“Oleh karena itu saya menemukan inspirasi untuk menuliskan makna logo “jempol,” ujar Saleh Mude dalam siaran persnya kepada NewsMetropol, Ahad (10/2).

Lanjutnya, kata jempol itu terdiri dari enam huruf yang bila ditafsirkan per huruf, mirip dengan kepribadian Agus Arifin Nu’mang.

“Huruf ‘J-Jujur’, Agus adalah pribadi dan pemimpin yang jujur (malempu), tahu apa tugas dan tanggung jawabnya, terutama selama 20 tahun mengabdi sebagai legislator dan eksekutif yakni sebagai anggota dan ketua DPRD serta Wakil Gubernur Sulsel,” ujarnya.

Selanjutnya, huruf “E-Empati”, yang bermakna, Agus adalah pribadi yang suka menolong sesamanya dan memiliki kemampuan untuk merasakan kondisi emosional orang lain.

“Huruf ‘M-Matang’, menggambarkan Agus adalah calon pemimpin Sulsel yang sudah matang, punya visi dan program pembangunan, tiba waktunya naik kelas dari wakil gubernur menjadi gubernur,” terangnya.

Sedangkan huruf “P-Pantangan”, bermakna Agus adalah pemimpin Sulsel yang pantang untuk melakukan korupsi sehingga sampai saat ini tidak ada jejak Agus yang menyebutkan dirinya sebagai koruptor dan pelanggar etika dan moral.

Sementara arti Huruf “O-Optimis” menggambarkan Agus adalah calon gubernur yang optimis bisa memenangkan pertarungan di pilgub tahun ini dan akan memainkan peran lebih untuk membangun Sulsel menjadi lebih bagus.

“Huruf ‘L-Lebih’, bermakna Agus adalah calon gubernur yang memiliki kelebihan dibanding calon-calon lainnya. Agus telah belajar 10 tahun sebagai wakil gubernur dan lulus dengan berbagai karya bakti dan prestasi, banyak kemajuan yang dicapai bersama Gubernur Susel, Dr. Syahrul Yasin Limpo,” pungkas Staf Ahli di Kantor Wapres tahun 2004-2008 itu.

(Imr)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *