Melalui HUT KPU Bea dan Cukai Tg Priok Ke-9, Integritas Menjadi Harga Mati

Melalui HUT KPU Bea dan Cukai Tg Priok Ke-9, Integritas Menjadi Harga Mati

Jakarta, Metropol –  Kepala Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tanjung Priok dan jajarannya harus mampu menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai barometer perekonomian nasional, bahkan jadi logistic center di Asean. Hal itu diungkapkan Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi pada acara Hari Jadi KPU Bea dan Cukai Tipe A Pelabuhan Tanjung Priok ke 9, Rabu (27/7).

Selain itu, Dirjen juga minta kepada Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok agar reformasi kepabeanan yang sudah diformulasikan dapat ditingkatkan dan diterapkan pada tingkat tatanan.

“Prinsip manajemen modern harus dilaksanakkan dan integritas menjadi harga mati,” jelas Heru Pambudi.

Dalam kesempatan itu, Kepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Fajar Doni memberikan penghargaan (KPU Award) kepada Tempat Penimbunan Sementara (TPS) terbaik, PPJK terbaik, eksportir terbaik, importir non mita terbaik, importir mita non prioritas dan importir mita prioritas terbaik.

Sementara untuk kategori TPS terbaik diraih PT JICT, PPJK terbaik diraih PT Danzas Sarana Perkasa, eksportir terbaik dimenangkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, importir non mita terbaik diraih PT Honda Trading Indonesia, importir mita non prioritas PT Tjahja Sakti Motor dan importir mita prioritas terbaik diraih PT Astra Daihatsu Motor.

(Delly. M)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *