Ngabalin Tidak Rela PA 212 Digiring Pada Politik Praktis

Ngabalin Tidak Rela PA 212 Digiring Pada Politik Praktis

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Jakarta, NewsMetropol – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin meminta Amien Rais tidak menggiring Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) ke arah politik praktis.

“Padahal, PA 212 merupakan organsiasi milik seluruh warga Indonesia,” ujar Ali Mochtar Ngabalin kepada Redaksi NewsMetropol melalui Whatsappnya, Jum’at (1/6).

Lanjutnya, sebagai salah seorang yang ikut mendirikan PA 212, Ali dengan tegas tidak rela jika persaudaraan 212 itu dipakai sebagai alat politik praktis.

“Saya kecewa dan sedih melihat cara Ketua Dewan Pembina PA 212 Amien Rais yang menunjuk-nunjuk foto Jokowi pada Rakornas PA 212 pekan lalu,” tegas Ali.

Dia juga menuding bahwa pidato Amien Rais beberapa waktu lalu cenderung provokatif dan menggiring ke arah politik praktis.

“Itu kan tidak bagus, Presiden Jokowi kan masih Presiden, bukan kandidat. Dia masih Presiden, maka membutuhkan waktu,” tegas Ketua Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (Bakomubin) itu.

Dia juga menyarankan kepada semua pihak untuk masuk anggota partai politik (parpol) jika ingin mencalonkan seseorang menjadi capres-cawapres.

“Emang persaudaraan alumni 212 itu partai politik, kalau teman-teman mau berpolitik kenapa tidak masuk partai,” ujar Ngabalin penuh tanya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya dalam acara Rakornas PA 212 di Bogor, Amien Rais mengatakan Jokowi akan lengser 2019.

(M. Daksan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *