Panglima TNI Pamitan Pada Prajurit Kostrad

Panglima TNI Pamitan Pada Prajurit Kostrad

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengunjungi para prajurit di Markas Divisi 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Kamis (7/12).

Depok, Metropol – Pasca Presiden Joko Widodo mengirimkan surat kepada DPR yang mengusulkan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI pada Senin (4/12) lalu, Jenderal Gatot Nurmantyo tidak mau kehabisan waktu untuk bertemu dengan prajuritnya.

Alhasil, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengunjungi para prajurit di baraknya, Markas Divisi 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Kamis (7/12).

Dihadapan 4000 prajurit cakra, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, dalam beberapa hari kedepan tugasnya sebagai panglima TNIĀ  telah berakhir, maka waktu yang tersisa ia gunakan untuk berpamitan.

Selain untuk berpamitan, Gatot menegaskan, kedatangannya ke Divisi 1 Kostrad karena dirinya merasa bangga dan terhornat diberikan kesempatan memimpin prajurit hebat seperti prjurit Kostrad.

“Kalian semua telah bersama-sama dengan saya tidak hanya dalam tempat tenang dan damai seperti ini, tetapi juga ditempat tersulit dipelosok negeri ini bahkan ketika alam ini sama sekali tidak bersahabat,” katanya.

Lanjut Panglima Gatot, kebersamaannya bersama prajurit Kostrad tidak menyisakan pilihan ‘kalah dan menang’ atau ‘pulang tinggal nama’ dan tak pernah mengeluhkan atas keraguan, kebimbangan serta loyalitasnya.

“Kalian adalah prajurit dengan loyalitas tinggi, bahkan ketika resiko nyawa sekalipun kalian tetap tegak dan teguh berdiri dimedan tugas dan menempatkan kehormatan serta kedaulatan NKRI diatas segalanya,” ujarnya lagi.

Tidak hanya itu, Jenderal Gatot yang pernah memimpin Kostrad juga mengatakan bahwa, prajurit Kostrad senantiasa menempatkan kepentingan rakyat sebagai penyuluh dari tarikan nafas sebagai landasan berfikir dan pijakan untuk setiap langkahnya.

“Beberapa saat lalu di tengah gempita perebutan kekuasaan berapa perwira cakra telah memberi contoh dan teladan nyata menunjukkan tanggung jawab dan kewajiban seorang perwira,” tandasnya.

Menurutnya, hal itu telah menunjukkan contoh yang luar biasa, bahwa hasil yang gemilang dalam tugas bagi seorang perwira yang tidak perlu diberikan penghargaan.

“Prjaurit yang sejati dan ksatria, itulah prajurit cakra. Saya bangga dengan kalian semuanya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Jenderal Gatot Nurmanyo menyampaikan dalam beberapa hari kedepan dirinya akan mengakhiri tugas sebagai Panglima TNI berpamitan dihadapan prajurit Kostrad dan sambil menunggu masa pensiun sebagai prajurit paripurna.

“Dalam kesempatan ini ijinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kehormatan terhadap kalian prajurit cakra didalam hati saya, dimanapun saya berada kau selalu dihatiku,” pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut, Panglima Kostrad Mayjen TNI Edi Rahmayadi, Para Assisten Panglima TNI, Pangdiv 1, Pangdiv 2 dan para Assistren Pangkostrad, Direktur ASABRI beserta jajaran Direksi, Persit Kartika Cadra Kirana.

(M. Daksan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *