Pasar Hewan Lumajang Terbesar se-Jawa Timur, Peminat Sapi Hingga Dari Negara Tetangga

Pasar Hewan Lumajang Terbesar se-Jawa Timur, Peminat Sapi Hingga Dari Negara Tetangga

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban saat di lokasi Pasar Hewan Lumajang.

Lumajang, NewsMetropol – Tak banyak yang mengetahui ternyata Pasar Hewan Lumajang adalah yang terbesar di Provinsi Jawa Timur.

Hilir mudik ratusan bahkan ribuan ekor hewan ternak setiap hari Senin dan Jumat, menandakan betapa tingginya perputaran uang di pasar hewan tersebut.

Mulai dari sapi, kerbau, hingga kambing dan juga domba ditawarkan oleh penjual kepada para calon pembeli.

Ponirin, salah satu pembeli dari Kabupaten Situbondo mengaku hampir setiap bulan dirinya datang ke Lumajang untuk membeli sapi.

“Di daerah saya sebenarnya juga ada pasar hewan seperti ini, cuman tempatnya tak seluas ini. Selain itu, harga dari sapi disini relatif lebih murah ketimbang di daerah saya,” ungkapnya, Ahad (8/9).

Bahkan beberapa waktu yang lalu, warga Timor Leste yang bernama Taree (36) membeli 13 ekor sapi untuk dikirim kembali ke negaranya untuk dijadikan bibit unggul.

Meskipun pengiriman sapi sapi tersebut membutuhkan waktu hingga 15 hari, ternyata hal tersebut tak menyurutkan minat warga negara asing untuk mendatangkan sapi terbaik asal Kabupaten Lumajang.

Ramainya transaksi tersebut menyebabkan penjual sapi di Pasar Hewan Lumajang pun datang dari berbagai kota.

Sebut saja Ohari (46) penjual dari Pasuruan mengatakan dirinya datang dari Pasuruan untuk menjual sapi di Lumajang karena pasar hewan Lumajang yang terbesar se-Jawa Timur.

“Dan pembelinya bukan hanya lokalan tapi pembeli sapi dari pulau Jawa dan Kalimantan membelinya ke sini, kalau jual di Pasar Hewan Lumajang cepat lakunya dan harganya juga tinggi, karena pembelinya kan dari mana-mana. Banyak orang Kalimantan dan dari Jawa Barat cari sapi kesini. Di Pasuruan dan di Probolinggo juga ada pasar hewan tapi kecil dan pembelinya hanya lokalan saja,” ujar sohari.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban yang juga pernah melaksanakan patroli di Pasar Hewan Lumajang menerangkan bahwa potensi ini perlu ditingkatkan guna mendongkrak perekonomian masyarakat Lumajang.

“Saya melihat dari pasar hewan ini, Lumajang memiliki potensi yang sangat besar khususnya di sektor peternakan sapi. Bahkan saya yakin pasar ini tak kan pernah kehabisan sapi untuk dijual, mengingat sekitar 70% warga Kabupaten Lumajang memiliki hewan ternak sebagai investasi di masa depan, selain itu masyarakat di kabupaten tetangga juga menjual sapinya di pasar hewan Lumajang karena pembelinya datang Kalimantan, Jakarta dan dari kota-kota lain di Indonesia,” ungkap Arsal.

Menurutnya, harga sapi di Lumajang juga cukup murah dan jika dikalkulasi dengan biaya transportasi, masih berani diadu dengan harga sapi di Ibukota Jakarta.

“Pengalaman saya bertugas di Jakarta, harga sapi seharga Rp 25 juta di Jakarta sama dengan sapi seharga Rp 14 juta di Pasar Hewan Lumajang. Harapan saya semoga kedepan semoga tidak hanya mencukupi pangsa pasar nasional, tetapi sapi Lumajang juga bisa di ekspor ke luar negeri,” jelas Arsal.

Arsal menambahkan bahwa tantangan warga Lumajang saat ini adalah karena masih seringnya terjadi pencurian sapi, sehingga membuat warga banyak yang takut memelihara sapi.

“Masalah ini yang harus kita cari solusinya bersama,” pungkas Arsal.

(Red)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *