Polda Sulbar Ringkus Pelaku Pencurian Kekerasan dan Pemerkosaan

Polda Sulbar Ringkus Pelaku Pencurian Kekerasan dan Pemerkosaan

Satuan Resmob Polda Sulbar saat mengamankan tersangka DR (tengah duduk menunduk).

Mamuju, NewsMetropol – Personil gabungan Polda Sulbar yang terdiri dari Satuan Resmob dan Intelmob Polda Sulbar berhasil meringkus DR, Senin (4/6).

Penangkapan DR tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang bernomor LP/ 96 /V/2018/Sek Rural  tanggal 22 Mei 2018, tentang kasus pencurian kekerasan dan pemerkosaan yang terjadi di Kebun Sawit Lingkungan Legbeng Timur Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.

Kanit Resmob Polda Sulbar Kompol Sumijur, kepada NewsMetropol mengatakan, DR (20) diduga melakukan tindakan pidana kejahatan berupa pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan berdasarkan pasal 365 KUHP dan 285 KUHP.

“DR (20) merupakan warga Dusun Duri Kumba Desa Karossa Kelurahan Karossa Kabupaten Mateng yang berprofesi sebagai petani,” ujar Sumijur, Selasa (5/6).

Sumijur menceritakan kronologi kejadian berawal saat korban berteduh di bawah pohon Mangga di sekitar TKP.

“Sekitar 20 menit usai berteduh korban kemudian menuju ke motornya. Namun saat korban ingin menghidupkan motornya tiba-tiba kendaraannya macet dan tak bisa dihidupkan,” ujarnya lagi.

Bersamaan dengan itu kata Sumijur, pelaku dari arah belakang tiba-tiba datang dengan mengancam korban agar tidak berteriak dan menarik tangan korban ke arah kebun kelapa sawit.

“Saat di kebun, korban diperkosa dan 2 unit HP milik korban dibawa kabur setelah dilecehkan oleh pelaku,” terangnya.

Lanjut Sumijur, saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, 1 unit handphone merk blackberry warna hitam, 1 unit handphone merk vivo warna gold, 1 buah sajam/penusuk dan 1 buah kartu memori merk SD card.

“Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka DR juga mengakui pernah melakukan tindak pidana curanmor dan menjualnya kepada AC (pemetik/buronan) dengan nomor: LP/23/VI/2018/Sulbar/Res Mamuju/Sek Sampaga,” imbuhnya.

Sumijur menambahkan, pelaku pernah menjalani pidana sebanyak 3 kali dan ditahan di Rutan Kabupaten Majene dan bebas sekitar bulan April 2018.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP, tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” pungkasnya.

(Kamal/Bidhumas Polda Sulbar)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *