Polisi Amankan Penjual BBM Ilegal

Polisi Amankan Penjual BBM Ilegal

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dalam keteragan persnya kepada wartawan terkait pengungkapan kasus BBM ilegal.

Jember, Metropol – Polisi mengamankan sebuah Truk pengangkut BBM karena diduga akan memperjualbelikan BBM tersebut secara ilegal. Selain truk tersebut Polisi juga mengamankan YT sang sopir dan SH kernetnya ke Mapolsek Spolan, Jalan Raya Desa Garahan Silo, Jumat (21/4).

Informasi yang didapat Metropol,  diketahui YT merupakan  warga Perum Klatak, Kelurahan Giri, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi dan S-H, afalah warga Jalan Ikan Mas Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo kepada Metropol mengatakan, kronolgis pengungkapan kasus itu berawal sekira pukul 7 malam piket SPKT Sempolan menerima laporan dari warga bahwa di depan Gudang PT. H.M Sampoerna ada kendaraan angkutan BBM sedang menjual BBM kepada orang umum.

Berselang 15 menit kemudian petugas SPKT tiba dilokasi dan menemukan sebuah truck angkutan BBM Pertamina sedang mengisi Jerigen dengan BBM jenis Pertalite.

“Saat dicek surat pengiriman manyatakan bahwa BBM jenis pertalite tersebut akan dikirim ke SPBU 54.68122 Desa Kertosari Kecamatan Pakusari sebanyak 16.000 liter dan untuk SPBU 54.68125 Jalan  Ahmad Yani No. 26 Kaliwates sebanyak 8.000 liter,” katanya.

Lanjut dia,  saat di lokasi ditemukan dua buah jerigen warna putih berisi BBM jenis pertalite masing-masing berisi 20 liter dan dus buah jerigen lainnya dalam keadaan kosong.

“Pemilik jerigen tersebut saat itu tidak ada di lokasi, dan jerigen ada yang  ditimbun dalam tanah,” katanya lagi.

Dia menambahkan, barang bukti yang diamankan berupa 1 unit truck merk Nissan, warna merah dengan Nomor  Polisi L 9687 UU. Kata dia, mobil tersebut berisi BBM jenis Pertalite sebanyak 24.000 liter. Selain itu, juga ada dua buah jerigen berisi 20 liter pertalite.

“2 buah jerigen kosong warna putih,  sebuah corong warna hijau, dan selembar styrofom warna putih ukuran 120X55 cm,” pungkasnya.

(Andik Sugiono)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *