Polsek Kawasan Muara Baru Ungkap Kasus Ranmor

Polsek Kawasan Muara Baru Ungkap Kasus Ranmor

Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Dwi Susanto memberikan keterangan pers kepada awak media dalam press release pengungkapan kasus Ranmor dengan 3 tersangka AGS, IST dan WGR yang digelar di Halaman Mako Polsek Kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jum’at (2/2).

Jakarta, NewsMetropol – Polsek Kawasan Muara Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam waktu yang singkat telah berhasil meringkus 3 tersangka pelaku pencurian bermotor (curanmor) beserta barang bukti 10 unit sepeda motor.

“Rentang waktu bulan Januari 2018, kami berhasil mengungkap 2 kasus pencurian bermotor. Ada tiga tersangka. Diantaranya berinisial AGS ditangkap di Jakarta, sedangkan IST dan WGR (penadah) ditangkap di Jawa Tengah,” ungkap Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Dwi Susanto kepada awak media pada release yang digelar di Halaman Mako Polsek Kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara Jum’at (2/2)

Kata dia, pengungkapan ini berawal dari 2 orang warga yakni Syamsudin dan Dedi Supandi yang membuat laporan kehilangan ke Polsek Kawasan Muara Baru.

“Pada tanggal 21 Januari 2018 adalah Syamsudin yang melapor dan pada tanggal 24 Januari 2018 pak Dedi Supandi,” ujar Kapolsek lagi.

Lanjutnya, dalam laporannya, korban pencurian bernama Syamsudin mengatakan bahwa motor miliknya dipinjam oleh tersangka AGS sejak 7 Januari 2018, namun hingga laporan dibuat belum dikembalikan.

Berdasarkan laporan tersebut kata Kapolsek, unit Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kawasan Muara Baru Ipda Eri Suroto segera melakukan penyelidikan.

“Tidak berapa lama, unit reskrim berhasil mengamankan tersangka AGS di rumah kontrakannya di Gang Elektro Muara baru, berikut barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Vega RR dan kuncinya,” imbuhnya.

Kapolsek juga menuturkan bahwa korban yang bernama Dedi Supandi juga mengalami hal yang serupa.

“Menurut Dedi, motornya juga dipinjam oleh tersangka IST yang tidak lain adalah temannya sendiri, namun belum dikembalikan sejak 16 Januari 2018 lalu, ” jelasnya.

Setelah menerima keterangan dari korban, pihaknya memerintahkan unit reskrim untuk langsung melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan tersebut, diketahui IST tinggal di Cilacap Jawa Tengah.

“Selanjutnya unit reskrim segera bergegas mengejar IST ke daerah Cilacap, dan berhasil menangkap pelaku,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan setelah diamankan pihaknya langsung menginterogasi pelaku dan berdasarkan hasil interogasi, IST mengaku bahwa motor tersebut telah dijual kepada seorang lelaki berinisial WGR.

“Dari pengakuan tersebut, tim segera menangkap WGR, dan polisi juga berhasil mengamankan 9 unit motor yang diduga hasil dari curian,” bebernya.

Selanjutnya, Tim Reskrim melakukan koordinasi dengan Polsek Sidareja Polres Cilacap Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenai pasal 372 dan pasal 480 KUH Pidana, dengan ancaman pidana hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.

Pada kesempatan tersebut, AKP Dwi Susanto juga menyerahkan sepeda motor kepada Dedi Supandi selaku pemilik salah satu motor curian.

Kapolsek juga menghimbau kepada para masyarakat yang merasa kehilangan motornya, agar segera menghubungi Polsek Kawasan Muara baru.

(Risyaji)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *