PT Antam UBPE Pongkor Realisasikan Tuntutan Warga

PT Antam UBPE Pongkor Realisasikan Tuntutan Warga

Perwakilan PT Antam Tbk., dan Pemdes Bantarkaret saat musyawarah di SDN Bantarkaret 01, Rabu (20/12/2017).

Bogor, Metropol – PT Antam UPBE Pongkor Tbk., akan merealisasikan tuntutan warga terkait adanya dampak yang diduga tailing dam mencemari air sungai bondongan, sehingga akibatkan ikan-ikan warga mati seketika baru-baru ini.

Perealisasian tersebut dihasilkan atas musyawarah yang berlangsung di SDN Bantarkaret 01 di Kampung Sidempok, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Rabu (20/12) kemarin.

Dalam musyawarah PT Antam Tbk., diwakili langsung oleh Direktur Operasi Hari Widjajanto, VP CHF UBPE Pongkor Resna Handayani, VP Opration UBPE Pongkor Ery Budiman, sementara perwakilan dari pihak masyarakat Kepala Desa Bantar Karet Pepen Sopandi, Ketua RT. 06 Kp. Sidempok Yosep Saputra, Kepala Dusun Kp. Sidempok Suparno, dari warga diwakili Ribut dan Makmur Jawawi.

Tampak hadir juga Angggota DPR RI Adian Yunus Yusak Napitupulu, Staff Ahli Menteri ESDM Satri dan para warga Kp. Sidempok.

Hasil musyawarah tersebut diberita acarakan dengan kesepakatan bahwa PT Antam akan bertanggung jawab dengan mengganti rugi kepada 48 warga pemilik kolam atas ikan-ikan yang mati sebesar Rp.200 juta dan bantuan pengobatan kepada 145 warga yang telah diperiksa oleh Puskes PT Antam sebesar Rp.50 juta yang akan direalisasikan pada tanggal 29 Desember 2017.

Sementara untuk bantuan pengobatan, Puskes PT Antam memberikan geratis kepada mayarakat Kp. Sidempok selama 7 hari terhitung dimulai tanggal 20 Desember 2017, dan untuk 77 warga yang terindikasi penyakit kulit sesuai data Puskes PT Antam akan difasilitasi pengobatan dan transportasi ke dokter spesialis kulit di rumah sakit yang di tunjuk, kemudian PT Antam membuat tanggul setinggi 30-40 cm di sepanjang inspeksi tailing dam di samping sungai bondongan.

Direktur Operasi PT Antam Tbk., Hari Widjajanto mengatakan, bahwa pihaknya menyesalkan terjadinya kejadian ikan mati milik masyarakat.

Dia menjelaskan, saat ini PT Antam sigap untuk melakukan pemeriksaan sampel air dan ikan agar mendapatkan info lebih detail. Meskipun demikian PT Antam sudah berkomitmen untuk memberikan bantuan atas ikan mati serta penanganan kesehatan lebih lanjut kepada masyarakat setempat.

“Antam tetap berupaya melaksanakan praktik operasional yang baik dengan memperhatikan potensi dampak sosial dan lingkungan,” kata Hari.

(Rahman)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *