PTP Investasi Fasilitas untuk Merealisasikan Digital Port

PTP Investasi Fasilitas untuk Merealisasikan Digital Port

Aktivitas bongkar muat di PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP).

Jakarta, NewsMetropol – Dalam mewujudkan target menuju digital port, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) terus melakukan investasi penambahan fasilitas di sejumlah terminalnya.

Di Terminal Operasi 3  misalnya, PTP menambah sejumlah peralatan yakni 30 unit VMT (Vehicle Mounted Terminal), 30 Microtik, 3 unit CCTV 3, dan 12 Lampu Penerangan (LED).

Asisten Manager Operasi Ocean Going Terminal 3, Febriandika Putra Anggia mengatakan, penambahan fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan bongkar muat dari kapal menuju area penumpukan, sehingga dengan adanya penambahan fasilitas ini akan mempercepat aktifitas bongkar muat di Terminal Operasi 3.

Kata dia, VMT yang diletakan persis disisi supir truck tersebut berbentuk layar persegi, serta memiliki ukuran 9,7” berfungsi untuk menerima data identitas yang merupakan nomor petikemas yang dikirim oleh control tower, yang selanjutnya supir truk yang menerima nomor petikemas melalui layar VMT tersebut, langsung meletakan petikemas di area penumpukan sesuai perintah yang tertera di VMT.

Menurutnya, dengan adanya VMT, supir truk tersebut tidak membutuhkan surat manual peletakan petikemas.

“Artinya, saat ini Terminal Operasi 3 telah menerapkan pola digitalisasi (paperless) dalam penentuan peletakkan peti kemas di area penumpukan, dan untuk menunjang kekuatan sinyal pada VMT, persis dibelakang truk diletakan Microtik, sehingga VMT tidak akan kehilangan kekuatan sinyal untuk mengeluarkan data nomor petikemas dilayarnya tersebut,” terang Febriandika dalam releasenya, Selasa (30/1).

Selain itu kata dia, penambahan CCTV di Terminal Operasi 3 memiliki 3 tujuan. Pertama, memantau sisi keamanan terkait berjalannya kegiatan aktivitas bongkar muat ; kedua memantau sisi keselamatan pekerja yang tengah melaksanakan kegiatan aktifitas bongkar muat petikemas; dan ketiga memantau kegiatan aktifitas bongkar muat di area lini 1 Terminal Operasi 3.

Dia juga menjelaskan, target akhir dari pemasangan alat-alat tersebut (digital port) adalah terciptanya kelancaran aktivitas bongkar muat.

“Penambahan fasilitas tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di ocean going di Terminal Operasi 3 dalam hal kelancaran kegiatan aktifitas bongkar muat,” jelas Febriandika.

Dia menambahkan, penambahan lampu penerangan LED, berfungsi untuk menambah penerangan saat aktifitas bongkar muat petikemas di malam hari berlangsung, sehingga para pekerja yang bertugas saat itu, tidak akan kesulitan untuk melakukan aktifitas bongkar muat petikemas di malam hari.

(Risyaji)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *