Puting Beliung Mengamuk, 9 Rumah Warga Rusak Berat

Puting Beliung Mengamuk, 9 Rumah Warga Rusak Berat

Rumah warga yang diterjang angina puting beliung di Desa Karangtalun Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

Kediri, NewsMetropol – Musibah angin puting beliung yang menerjang Kota Kediri, pada Selasa sore (6/2), telah memporak porandakan sedikitnya 9 rumah di Kota Tahu itu.

Danramil 0809-08/Kras Kapten Inf.  Masduki menyebutkan, bahwa hujan deras yang diiringi petir dan angin kencang mengobrak-abrik rumah warga di Desa Karangtalun Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

Kata dia,  berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, hujan deras diiringi petir terjadi sekira pukul 16.00 wib dan selang sekitar 30 menit kemudian, angin puting beliung muncul tiba-tiba dan memporak-porandakan segala yang dilewatinya.

“Puluhan pohon tumbang dan ada sebagian yang menutup akses jalan pedesaan,” ujar Kapten Masduki.

Lanjutnya, meskipun terjangan angin puting beliung meluluhlantahkan beberapa rumah namun tidak ada korban jiwa akibat dampak dari musibah angin puting beliung itu.

Oleh karena itu sesuai rencana, pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan pemulihan dampak angin puting beliung itu.

Sementara itu, Dandim Kediri Letkol Inf Slamet Suprijanto membenarkan kejadian ini dan dirinya sudah menginstruksikan Koramil Kras untuk segera turun ke lapangan dan membantu warga.

“Koramil Kras juga harus bekerjasama dengan Polsek Kras, perangkat desa hingga BPBD setempat dalam menangani dampak musibah angin puting beliung tersebut,” ujar Dandim.

Dia juga menuturkan, bahwa 9 warga yang mengalami kerusakan rumah itu adalah Imam Santoso (46), Dodot Karmianto (49), Misri (72), Subekan (43), Andik (48), Suprayitno (52), Juwadi (57), Roni (44) dan Kaseman (63) yang seluruhnya adalah warga Desa Karangtalun.

“Kerusakan rumah warga antara lain teras, dapur, garasi, atap rumah dan genting yang berhamburan ke tanah,” terangnya.

(Andik/Penrem 082)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *