Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Pengedar Narkoba

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Amankan Pengedar Narkoba

Tersangka Rocky Paulus, pelaku pengedar Narkoba bersama barang bukti sabu ditangannya.

Jakarta, NewsMetropol – Satres Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan seorang laki-laki udzur yang diduga pelaku pengedar Narkoba jenis Shabu, Sabtu (6/1).

Kasat Res Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Riyan Faozi, SH, kepada NewsMetropol mengatakan, kronologis kejadiannya berawal pada hari Sabtu dinihari sekira pukul 01.10 WIB anggota Unit II Sat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok melaksanakan observasi di sekitar Jalan Melati Koja Jakarta Utara dan sekitarnya.

Observasi itu dilaksanakan karena pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya peredaran gelap narkoba di daerah tersebut.

Kata dia, selanjutnya team mencurigai seorang laki-laki yang sedang berjalan kaki dan ketika ditegur serta diberhentikan oleh anggota, pelaku mencoba melarikan diri.

“Setelah digeledah ditemukan 1 paket yang diduga Narkoba jenis shabu di kantong celana sebelah kiri,” ujarnya.

Lanjutnya, kemudian team bersama tersangka menggeledah rumah tersangka dan di temukan barang bukti seperti tersebut di atas sehingga tersangka bersama barang bukti di bawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Identitas dari laki-laki tersebut adalah : Rocky Paulus (RP), kelahiran Jakarta 21 Agustus 1963 pekerjaan wiraswasta dan tinggal di Melati Gang Mangga 9 nomor 12 RT. 006 RW 006 Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja Utara Jakarta Utara,” bebernya.

Dia menyebutkan bahwa, barang Bukti (BB) yang berhasil disita dan diamankan di dua TKP yakni TKP-1 Jalan Melati Kelurahan Tugu Utara Kecamatan  Koja Jakarta Utara adalah 1 paket bungkus plastik kecil yang diduga Narkoba jenis Shabu seberat 0.10 gram.

Sedangkan TKP-2, dengan alamat rumah Jalan Melati Gang Manggar 9 nomor 12 RT. 006 RW. 006 Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja Utara Jakut adalah 1 buah dompet warna pink berisi 8 paket.

“Menurut keterangan pelaku, dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari seorang perempuan yang tidak diketahui namanya di daerah Rumah Susun Tanah Tinggi Galur Senen Jakarta Pusat sebanyak 0,5 gram seharga Rp. 700.000,- kemudian dijual seharga Rp 100.000,- / paket kecil,” ujarnya lagi.

Dia menambahkan, apabila telah terjual semua akan mendapatkan keuntungam dari hasil penjualan sebesar Rp.400.000,- sampai dengan Rp.500.000,- per 0,5 gram.

Shabu tersebut telah terjual 8 paket dan tersisa 9 paket sebagai Barang Bukti (BB).

Kasat Reskrim menegaskan, akibat perbuatannya pelaku dijerat Pasal 114 (1) sub Pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Kasus ini akan terus diungkap dan dikembangkan. Pemeriksaan saksi-saksi terus dilakukan dan Barang Bukti (BB) sudah diamankan. Dan anggota kami masi terus memburu pelaku lainnya,” pungkas AKP. Riyan Faozi.

(Risyaji)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *