Satu Orang Tersangka Kasus Narkoba Melalui Jalur Laut Tewas Ditembak

Satu Orang Tersangka Kasus Narkoba Melalui Jalur Laut Tewas Ditembak

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso menggelar jumpa pers dalam pengungkapan kasus narkoba melalui jalur laut, di perairan Teluk Jakarta Jumat (3/2).

Jakarta, Metropol – Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama Ditjen Bea Cukai melakukan penindakan terhadap sebuah kapal yang berusaha menyelundupkan Narkotika jenis sabu di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso menjelaskan, bahwa dalam pengungkapan kasus ini, petugas menemukan barang bukti berupa 13 bungkus sabu dengan berat + 13.592,5 gram dalam bungkusan berwarna coklat di dalam kapal nelayan bernama KM Dzaki Pratama. Seorang tersangka berinisial SBK terpaksa dilumpuhkan petugas karena melakukan perlawanan.

“Satu orang dilumpuhkan dan 2 orang lainnya berinisial MA dan IS berhasil diamankan,” kata Dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Metropol, Jumat (3/2).

Pengungkapan kasus ini, kata Kepala BNN berawal dari laporan dari NSB Thailand, bahwa akan ada pengiriman Narkotika ke Indonesia yang dikendalikan oleh jaringan sindikat Narkotika Chin Yoon Fah alias Achin alias Acai (WN Malaysia).

Selanjutnya, pada tanggal 2 Februari 2017 sekitar pukul 11.00 WIB di atas perariran Teluk Jakarta mengamankan kapal nelayan KM Dzaki Pratama dengan 5 orang di dalamnya, yaitu MA (52) merupakan nahkoda kapal juga kurir penerima barang, sementara ES (42), IS (31), S (50) dan AP (28) merupakan anak buah kapal juga kurir penerima barang.

“Di kapal tersebut petugas menemukan 13 bungkus sabu dengan berat + 13.592,5 gram yang dikemas dalam bungkusan berwarna coklat. Kemudian petugas melakukan controlled delivery ke pelabuhan ikan Muara Angke dan berhasil mengamankan seorang WN Malaysia berinisial SBK alias Alim yang akan menerima sabu tersebut,” kata Komjen Budi Waseso.

Dalam penindakan yang dilakukan petugas, tersangka SBK alias Alim melakukan perlawanan hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan oleh petugas. Kemudian petugas melakukan pertolongan pertama, namun, yang bersangkutan tidak dapat diselamatkan, tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sedangkan lima orang lainnya yang telah diamankan oleh BNN sedang diperiksa lebih lanjut oleh petugas BNN.

Dari pengungkapan kasus ini, dengan barang bukti yang telah disita BNN telah menyelamatkan sebanyak 67.962 jiwa dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika.

(Deni M)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *