Suguhan Menu Bugis Makassar Ala Kafe JUTA di Ibukota

Suguhan Menu Bugis Makassar Ala Kafe JUTA di Ibukota

Sekjen Gapensi, Andi Rukman Nurdin, saat memberikan sambutan pada pembukaan Kedai JUTA di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (17/1).

Jakarta, NewsMetropol – Andi Rukman Nurdin penggagas Cafe JUTA mengatakan, kehadiran Kafe JUTA dimaksudkan untuk mengobati kerinduan warga Ibukota asal Sulsel akan suasana kampung halaman.

Oleh karena itu, sebagai penggagas dirinya berharap menu hidangan di Kafe JUTA menyuguhkan kuliner khas Sulawesi Selatan.

Dia juga mengatakan, kehadiran kafe ini dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan silaturahim antara sesama warga Sulsel di ibukota.

Suguhan Menu Bugis Makassar Ala Kafe JUTA di Ibukota 1

Aras selaku owner Kedai Juta saat memotong tumpeng didampingi Direkturnya Jefry Benyamin dan Manajernya Andi Jayasman pada pembukaan Kedai JUTA di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (17/1).

“Di sini juga kita bisa bercerita tentang bisnis, tentang politik ataupun tentang pembangunan daerah kita,” ujar Sekjen Gapensi yang juga Koordinator Kadin Kawasan Timur Indonesia saat memberikan sambutan pada pembukaan Kedai JUTA di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (17/1).

Andi Rukman Nurdin menerangkan, bahwa pemilihan JUTA sebagai nama Kafe ini merupakan sebuah ikhtiar, doa dan harapan sehingga siapapun yang berkunjung di Kafe JUTA selalu mendapatkan rahmat dan hidayahNYA.

“JUTA itu merupakan akronim dari Jujur, Ulet, Tawwaduh dan Amanah. Sehingga orang-orang yang bekerja di sini haruslah Jujur, Ulet Tawwaduh dan Amanah,” harapnya.

Dia juga berharap, agar dapat mengakomodir semua segmen warga Sulsel perantauan, perokok tidak merokok di ruangan yang dilengkapi AC.

Suguhan Menu Bugis Makassar Ala Kafe JUTA di Ibukota 3

Jusman, Direktur International Energy Trading PTE LTD (kiri)  bersama Haji Anto, pengusaha asal Batulicin (kanan) saat menghadiri acara pembukaan Kedai JUTA.

Senada dengan itu, Jusman, Direktur International Energy Trading PTE LTD mengatakan, kehadiran Kafe JUTA sangat bernilai positif untuk meningkatkan jalinan silaturahim bagi warga Sulsel di Ibukota.

“Saya juga sangat setuju agar para ahli hisap tidak merokok di tempat yang dilengkapi dengan ACnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa bagi perokok dapat memanfaatkan ruangan terbuka di bagian depan Kafe sembari bermain domino.

“Kalau mau menyanyi sembari menikmati kuliner Bugis Makassar, silahkan di dalam asal tidak merokok,” tutupnya.

(Imr)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *