Tambang Ilegal Gunung Bojong Genteng Kembali Marak

Tambang Ilegal Gunung Bojong Genteng Kembali Marak

Lebak, Metropol – Maraknya tambang emas ilegal di kawasan perhutani, tepatnya di blok Gunung Bojong Genteng, Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak kian semakin merajalela.

Menurut Subri anggota LSM lPHKKN, bahwa tambang emas ilegal itu sudah menjadi rahasia umum di daerah tersebut, sehingga kerusakan alam yang timbulkan akibat ulah akal manusia tidak memperdulikan alam di kawasan perhutani. Mereka hanya memperkaya diri dalam melakukan penambang emas illegal (Peti), tanpa memperhitungkan rasiko apapun, baik keselamatan jiwa, seperti para karyawan penambang yang masuk ke dalam lubang puluhan meter tanpa memikirkan dampak longsor.

“Salah satu pemilik tambang ilegal tersebut diantaranya Juned dan Ejot, warga Kampung Kadeper, Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara,” kata Subri.

Iwan Petugas Kehutanan saat Metropol melaporkan melalui by phone baru-baru ini mengatakan, “terima kasih atas informasinya. Kami dari pihak petugas kehutanan, pihaknya sudah melakukan operasi pada 6 bulan silam dan kami siap merapatkan operasi gabungan kembali,” katanya.

Penambang emas illegal tersebut, hanya sebagian kecil masarakat yang bisa menikmati keuntungan, sedangkan yang lainnya akan menjadi korban bencana. Seperti yang disampaikan Subri, bahwa kegiatan penambang emas tanpa ijin (Peti) telah melanggar Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 Tentang Minerba dan Undang-Undang 41 Thn 1999 Tentang Kehutanan.

“Sebenarnya penambangan sudah berlangsung selama 2 tahun, seharusnya bagi aparat pemerintah dan hukum terkait, jangan hanya tinggal diam saja. Bila hal ini dibiarkan terus, dampak kerugian akan dirasakan masyarakat sekitar. Oleh karenanya, pihak yang berwenang terkait untuk segera turun menutup tambang emas illegal tersebut,” ungkapnya.

(Harun/Deden)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *