Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat

Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat

Foto : Pendam XVII/Cenderawasih.

Asmat, NewsMetropol – Ahad, 4 Februari 2018 tekad Tim Satgaskes TNI sudah bulat yakni rakyat Asmat harus diselamatkan.

Tim Satgaskes tanggap darurat 2 siap untuk melaksanakan tugas bersama 12 tim Satgaskes TNI lainnya yang diberangkatkan di 28 kampung di pedalaman Asmat.

Walaupun medan sungai dan cuaca ekstrim siap menghadang namun perjuangan Tim Satgaskes TNI tetap maju tak gentar walau gelombang datang menghadang.

Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat 2

Foto : Pendam XVII/Cenderawasih.

Tim 6 di bawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Deddy Haryanto berangkat dari Distrik Agats menggunakan speed boat menuju kampung Amakot dan Kampung Mabul, Distrik Koroway.

Cuaca yang berubah ditambah dengan gelapnya malam, dan tim ini harus menahan gerak langkah serta bermalam di Kampung Binam Distrik Suator.

Keesokan paginya, tim 6 melanjutkan perjalanan ke Kampung Mabul dengan melalui perjalanan yang tidak semulus sebagaimana yang diharapkan.

Tim ini terhenti sejenak di sekitar daerah Distrik Kolf Braza dikarenakan air sungai surut sekaligus memaksa mereka untuk berganti kapal dengan menggunakan perahu longboat/viber.

Dengan bekal seadanya tim ini tetap bertahan dalam kondisi bahan makanan dan obat-obatan yang dijadwalkan tak kunjung datang.

Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat 1

Foto : Pendam XVII/Cenderawasih.

Walaupun demikian semangat mereka tetap membara sebagaimana slogan mereka “Tenaga boleh berkurang namun semangat tak boleh pudar”.

Upaya untuk menjemput obat-obatan dan bahan makanan pun dilakukan sehingga Tim ini menanyakan ke distrik-distrik yang dilewati, seraya berdoa agar obat-obataan dan makanan itu ada.

Tugas yang diemban ini sangat berkaitan dengan vaksinasi dan obat-obatan sehingga akhirnya di sore hari obat-obatan dan makanan yang dinantipun datang.

Esok hari Tim ini melanjutkan perjalanan dengan menggunakan 2 ketinting.

Ditengah perjalanan Tim 6 menuju Kampung Amakot sehingga harus berpisah dengan Tim 7 yang diawal berangkat bersama dikarenakan tujuan yang berbeda.

Perjuangan  Tim 6 belum berakhir karena kembali menghadapi rintangan dimana air sungai yang surut memaksa tim ini untuk mendorong ketinting dan melanjutkannya dengan berjalan kaki melewati batuan yang licin dan tajam dengan disirami terik matahari yang membakar kulit.

Lelahpun tak pernah dikeluhkan karena letih itu terbayarkan oleh sambutan dan senyuman warga di Kampung Amakot.

Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat 4

Foto : Pendam XVII/Cenderawasih.

Warga pun bahagia mendapat pengobatan bagi anak-anaknya karena di Desa ini sangat jarang bahkan hampir tidak ada lagi dokter atau tenaga kesehatan yang datang ke desa ini.

Setelah melakukan pengobatan dan imunisasi, di sore hari Tim ini harus berangkat ke Kampung Mabul untuk melaksanakan vaksinasi bagi anak-anak disana.

Pos pengobatan pun mendadak dibuka di kantor Distrik Koroway bertempat di Kampung Mabul.

Kondisi tim sangat lelah dan letih, namun kelelahan perjalanan berganti jadi keceriaan ketika melihat kerelaan warga untuk menunggu giliran berobat.

Satgaskes TNI berbuat dengan sepenuh hati, mengulurkan tangan demi pengabdian.

(Red)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *