Terbukti Plagiat, 30 Guru Besar Desak Rektor UHO Mundur

Terbukti Plagiat, 30 Guru Besar Desak Rektor UHO Mundur

La Ode Muhammad Aslan saat jumpa pers kepada wartawan mendesak Kemenristekdikti RI memberhentikan Muhammad Zamrun Firihu dari jabatannya sebagai Rektor UHO, bertempat di salah satu hotel di Kendari pada Senin siang (5/2).

Kendari, NewsMetropol - Puluhan Guru Besar dari Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberhentikan Muhammad Zamrun Firihu dari jabatannya sebagai Rektor UHO.

Hal tersebut dinyatakan oleh La Ode Muhammad Aslan saat jumpa pers kepada wartawan di salah satu hotel di Kendari pada Senin siang (5/2).

Aslan yang juga berstatus sebagai salah satu Guru Besar di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UHO tersebut menyebut dirinya mewakili 30 orang Guru Besar UHO lainnya.

Menurut Aslan, sikap yang diambil oleh dirinya bersama 30 orang Guru Besar lainnya didasarkan pada Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) yang dikeluarkan oleh Ombudsman Republik Indonesia pada tanggal 18 Januari 2018 lalu.

“Berdasarkan LAHP Ombudsman RI yang menyimpulkan bahwa Rektor UHO, Muhammad Zamrun Firihu telah melakukan tindakan plagiat, maka kami mendesak Menteri Ristekdikti untuk mencopot jabatan rektor dan gelar Guru Besar yang dimiliki oleh saudara Zamrun,” ungkapnya.

La Ode Muhammad Aslan menyebut, seharusnya Zamrun bersikap legowo dan ksatria untuk mundur dari jabatannya sebagai rektor UHO demi menjaga marwah, martabat, dan nama baik UHO.

“Integritas akademik merupakan nilai fundamental bagi seorang dosen atau siapa saja yang bekerja di lembaga perguruan tinggi. Inti dari integritas adalah kejujuran. Sudah sepatutnya yang bersangkutan (Zamrun, red) untuk mundur demi menjaga marwah, martabat, dan nama baik UHO,” imbuhnya.

Dia menambahkan, meskipun pihaknya meminta Rektor UHO legowo untuk mundur namun dirinya bersama 30 Guru Besar lainnya tidak akan melakukan mosi tidak percaya kepada Rektor UHO karena tetap menghormati Zamrun sebagai Rektor UHO.

“Kami tidak akan melakukan mosi tidak percaya terhadap Zamrun. Kami tetap menghormati dia sebagai rektor dan pemimpin di UHO. Yang kami permasalahkan adalah tindakan plagiatnya yang mencoreng dan memberi contoh yang tidak baik bagi dunia akademik,” pungkasnya.

(Ronal Fajar)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *