Tim Gabungan Polda Jabar Ringkus Pembuat Video Porno Anak

Tim Gabungan Polda Jabar Ringkus Pembuat Video Porno Anak

Ilustrasi ditangkap polisi (Foto: Tribratanews).

Bandung, NewsMetropol – Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, Tim gabungan Polda Jabar dan Polrestabes Bandung berhasil meringkus enam orang tersangka kasus video mesum yang diperankan anak laki-laki dan perempuan dewasa.

Kata dia, keenam tersangka tersebut adalah S alias AL, SM atau C, A atau IN, IM, S dan F.

“Benar kejadiannya itu antara akhir April dan awal Mei 2017 serta pada Bulan Agustus dengan peran yang berbeda,” ujar Kapolda dalam siaran persnya kepada Wartawan, Senin (8/1).

Lanjutnya, meskipun dilakukan dua rentang waktu dan pemeran yang berbeda namun pengambil gambarnya adalah orang yang sama.

“Tetapi yang mensuting adalah satu orang yaitu Kamal orang dibelakang saya,” ujarnya lagi.

Menurut keterangan yang diperoleh dari para tersangka video porno berdurasi 1,5 menit itu akan dijual kepada R warga negara Rusia senilai 31 juta Rupiah.

“Akan dijual kepada R seharga 31 juta Rupiah dengan pembayaran akan dilakukan sebanyak tiga kali transfer,” imbuhnya.

Dia menerangkan bahwa tersangka yang memiliki akses dengan R warga Rusia tersebut adalah F karena F telah beberapa kali melakukan kerjasama pembuatan video cabul dengan R.

“F berkenalan dengan R melalui FB dan R meminta F membuatkan video mesum. Kerja sama itu berlanjut dimana R meminta F membuat video mesum yang pemerannya adalah anak-anak,” terangnya.

F yang menyanggupi permintaan R selanjutnya melibatkan IS dan SR untuk mencari perempuan dan IM untuk mencari anak.

“Ironisnya kata dia, pembuatan video mesum itu disaksikan oleh orang tua kedua anak itu,” ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para tersangka diganjar dengan UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi  dengan ancaman pidana mininal 6 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Pihaknya juga bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk mengejar R warga Rusia karena untuk membuktikan adanya transfer sebanyak 31 juta ruliah kepada F sebagai inisiator.

(M. Daksan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *