Timsus Harimau Polres Kendari Tembak Residivis Curanmor

Timsus Harimau Polres Kendari Tembak Residivis Curanmor

Tersangka curanmor, Ahmad Saleh (menggunakan kursi roda).

Kendari, NewsMetropol – Tim Khusus (Timsus) Harimau Polres Kendari kembali menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Tersangka yang berhasil diamankan adalah Ahmad Saleh (35). Ia ditangkap di Jalan Lasitarda, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Ahad siang (7/1) sekira pukul 12.00 WITA.

Kapolres Kendari AKBP Jemi Junaidi saat jumpa wartawan pada Selasa siang (9/1) mengatakan, saat dilakukan penangkapan, tersangka berupaya melarikan diri sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan timah panas di kakinya.

“Saat anggota kami melakukan upaya penangkapan, yang bersangkutan mencoba kabur, anggota memberi tembakan peringatan tetapi tidak diindahkan sehingga anggota terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak di bagian kaki,” ungkap Jemi.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, lanjut Jemi, diketahui tersangka merupakan residivis kasus yang sama. Tersangka pernah beberapa kali keluar masuk penjara karena perkara curanmor.

“Tersangka ini merupakan residivis. Sudah enam kali melakukan aksi curanmor, enam kali tertangkap dan lima kali diantaranya dilumpuhkan dengan tembakan,” imbuh Jemi.

Menurut pengakuan tersangka, dirinya sering melakukan aksinya rumah kos-kosan dengan bermodalkan kunci T yang telah dimodifikasi dan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan bermotor.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Diki Kurniawan menyebut barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka adalah satu unit motor bermerek Yamaha Vixion.

Pasal yang dikenakan untuk tersangka adalah Pasal 363 subsider Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka kini ditahan di Rumah Tahanan Polres Kendari.

(Ronal Fajar)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *