TMMD Bangkleyan Sasar Pengerasan Jalan Antar Dukuhan

TMMD Bangkleyan Sasar Pengerasan Jalan Antar Dukuhan

Tampak jajaran Forkompimda Blora saat meresmikan TMMD Sengkuyung tahap II, Selasa (10/7).

Blora, NewsMetropol – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II, Kodim 0721/Blora resmi dibuka Bupati Blora, Djoko Nugroho dengan desa sasaran Desa Bangkleyan, Kecamatan Jati, Selasa (10/7).

TMMD Bangkleyan akan mengeraskan jalan sepanjang 1.071 meter yang menghubungkan Dukuh Pucung dengan Dukuh Mundu desa setempat.

Jalan yang akan dibangun TNI bersama warga Desa Bangkleyan tersebut, saat ini kondisinya cukup memprihatinkan. Yakni, jika musim hujan kondisinya berlumpur sehingga sulit dilalui oleh orang.

Dandim Blora, Letkol Inf. Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos., mengatakan,  melalui program TMMD diharapkan jalan tersebut akan menjadi baik dan memperlancar perekonmian warga Desa Bangkleyan dan sekitarnya.

Hadir dalam pembukaan TMMD yang akan berlangsung hingga 9 Agustus itu, unsur Forkompimda Blora dan sejumlah tamu undangan.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapten Inf Tedjo Mulyanto yang kesehariannya menjabat Danramil 10/Keradenan. Kesenian lokal, yakni seni Khadroh Desa Bangkleyan yang ikut mewarnai penyambutan rombongan Bupati di upacara pembukaan tersebut.

Dandim Ryzadly ketika ditemui usai upacara mengatakan, di TMMD Bangkleyan jajarannya akan menargetkan melibatkan warga secara maksimal di setiap kegiatan baik fisik maupun non fisik.

“Kami akan upayakan melibatkan warga secara maksimal, karena salah satu target program TMMD dalah meningkatkan manunggalnya TNI dengan warga,” tandasnya.

Selain pengerasan jalan, lanjut orang nomor satu di Kodim Blora itu, ada beberapa program lainnya, Selain menggelar kegitan fisik, di TMMD Sengkuyung nanti akan digelar sejumlah program non fisik, berupa penyuluhan dan pelatihan.

“Dua penyuluhan yang sifatnya wajib masing-masing penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan tertib berlalu lintas,” katanya.

Dandim Ryzadly menjelaskan, untuk kegiatan non fisik lain, diantaranya pendidikan karakter dengan melibatkan Dindikpora, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan tentang menjaga kebersihan lingkungan, pertolongan pertama pada kecelakaan, kependudukan dan KB, serta kesehatan.

“Termasuk juga akan ada penyuluhan tentang manfaat dan  bahaya listrik,” pungkasnya.

(Sumardi)

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *