TNI Bersama Mahasiswa dan Pelajar Reboisasi Hutan Parado

TNI Bersama Mahasiswa dan Pelajar Reboisasi Hutan Parado

Koramil 1608-07/Monta, Himpunan Mahasiswa Mataram (HMM), Pramuka SMPN 1 Monta dan SMP 1 Wijaya serta Karang Taruna Desa Pela Kecamatan Monta Kabupaten Bima melaksanakan Penghijauan di sekitar lokasi Dam Pela Parado, Ahad (11/2).

Bima, NewsMetropol – Maraknya penebangan pohon secara liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mengakibatkan hutan dipinggir Dam Pela Parado mulai terlihat gundul.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan hutan, Koramil 1608-07/Monta bersama Himpunan Mahasiswa Mataram (HMM), Pramuka SMPN 1 Monta dan SMP 1 Wijaya serta Karang Taruna Desa Pela Kecamatan Monta Kabupaten Bima melaksanakan Penghijauan di sekitar lokasi Dam Pela Parado, Ahad (11/2).

Usai penanaman pohon, Wadan Ramil 1608-07/Monta Kapten Inf Iswan menyampaikan penanaman pohon disekitar Dam Parado Desa Pela ini dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan mengingat pohon-pohon besar di sekitar Dam sudah mulai sedikit bahkan tidak ada akibat penebangan pohon secara liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Sekitar 500 pohon yang kami tanam bersama para Mahasiswa dan adik-adik Pramuka dari SMP dan Karang Taruna Desa setempat dengan jenis pohon Slimakama dan Mahoni,” jelas Iswan.

“Semoga reboisasi dimusim hujan ini, semua pohon yang kami tanam bisa hidup dan tumbuh besar yang dapat memberikan manfaat untuk kita bersama,” haranpnya.

Sementara Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka P. di tempat terpisah mengatakan hutan di Pulau Sumbawa khususnya di wilayah Bima sudah terlihat gundul dan harus dilaksanakan reboisasi.

“Hutan kita dibeberapa titik sudah mulai terlihat gundul akibat penebangan hutan secara liar yang dilakukan oknum-oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.

Hal ini lanjut Bambang, tidak bisa dibiarkan karena akan berakibat fatal bagi semua warga Bima.

Menurutnya, tindakan yang harus dilakukan yakni penanaman kembali pohon-pohon yang dapat menyimpan air sehingga hutan kembali terlihat hijau dan subur.

Mantan Komandan Secata Rindam IX/Udayana tersebut berharap, setelah dilakukan reboisasi agar secara bersama-sama menjaga keutuhan hutan  dari para penebang pohon secara liar.

“Saya juga menghimbau agar para pelaku illegal logging sadar dan tidak lagi melakukan perbuatan yang dapat merusak hutan karena sanksi hukumnya sangat berat,” pungkasnya.

(Rahmat)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *