Umat Muslim Pemegang Kunci Kesuksesan Pilkada Serentak 2018

Umat Muslim Pemegang Kunci Kesuksesan Pilkada Serentak 2018

Ketua Umum Badan Koordinasi Muballigh Indonesia (Bakomubin) Dr.  Ali Mochtar Ngabalin pada acara Kajian Bakomubin mengusung tema “Peran Masjid, Mubbaligh dan Politisi Muslim Dalam Mengawasi Pilkada”, di  Aula Masjid Cut Meuthia Menteng Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

Jakarta, NewsMetropol – Ketua Umum Badan Koordinasi Muballigh Indonesia (Bakomubin) Dr.  Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, sebagai pemilik suara mayoritas di negeri ini, umat Muslim merupakan pemegang kunci kesuksesan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2018.

“Sukses pilkada secara politis akan sangat tergantung kepada adanya rasa nyaman dan aman Umat Islam yang memiIiIki saham mayoritas perpolitikan nasional,” ujar Ali Mochtar pada acara Kajian Bakomubin di Aula Masjid Cut Meuthia Menteng Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

Ali Mochtar menuturkan, Pilkada serentak tahun 2018 yang akan diikuti oleh 117 daerah  merupakan entri poin bagi hajatan politik yang lebih besar sehingga panasnya kondisi politik saat ini merupakan ancaman yang tidak boleh dikesampingkan.

Lebih jauh dia menyebutkan bahwa rentetan peristiwa-peristiwa kekerasan fisik, ancaman terhadap Kiai, Ulama dan Ustadz merupakan indikator panasnya suasana politik menjelang pilkada serentak 2018.

Oleh karena itu Ali Mochtar berharap agar Masjid, Mubbaligh dan Politisi Muslim yang merupakan komponen penting bangsa ini menunjukkan eksistensinya dalam mengawasi pelaksanaan pilkada serentak 2018 agar berjalan sukses sehingga menghasilkan kepala daerah yang legitimate secara politik dan hukum.

“Demikian pula Bawaslu di sisi lain sebagai penyelenggara pemilu bagi suksesnya pilkada serentak,” jelasnya.

Untuk diketahui Acara Kajian Bakomubin kali ini merupakan kali ketiga dengan tema “Peran Masjid, Mubbaligh dan Politisi Muslim Dalam Mengawasi Pilkada”, yang menghadirkan pemateri yakni Ketua Bawaslu RI DR Abhan, SH, Wakil Ketua ICMI  Drs. H. Prio Budi Santoso, M. Si., Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Komjen Pol. H. Syafruddin dan pakar Komunikasi Prof. Efendy Gazali.

(M. Daksan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *