Wakapolres Tator : “Masalah Ini Harus Diselesaikan Baik-Baik”

Wakapolres Tator : “Masalah Ini Harus Diselesaikan Baik-Baik”

Suasana pertemuan yang dimediasi Dandim 1414/Tator dan Wakapolres Tator antara Pihak  Kampus dan Perwakilan Mahasiwa Mesin (HMM).

Tana Toraja, Metropol – Suasana kisruh berkelanjutan terkait dimunculkannya SK pemberhentian 30 mahasiswa, belum juga usai.

Kampus yang mentereng di bilangan Kota Makale Kabupaten Tana Toraja yang terkenal sebagai Daerah Tujuan Wisata Utama, menjadi terusik.

Betapa tidak, aksi unjuk rasa kesekian kalinya yang digelar Mahasiswa UKI Toraja sudah mulai memanas dan berlangsung anarkis.

Beberapa kaca jendela, meja, komputer, bahkan pot bunga  ikut dihancurkan demi melampiaskan kekesalan mahasiswa terhadap Pihak Kampus yang men-DO 30 orang mahasiswa, khusus Mahasiswa Mesin.

Hari ini Jum’at (20/10), Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) bereaksi dengan menurunkan 300-an mahasiswa untuk mengepung kampus di poros jalan utama Kota Makale itu.

Walaupun sempat diajak untuk bernegosiasi, dalam pertemuan yang dimediasi Dandim 1414/Tator dan Wakapolres Tator itu, namun tidak langsung menghentikan aksi mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres Tator, Kompol Baso Amar Kasim mengajak semua pihak demi penyelesaian masalah itu.

“Masalah ini, mari kita selesaikan dengan baik-baik, sesuai aturan yang ada,” ujarnya.

Terkait aksi lanjutan itu yang juga telah menyebabkan kerusakan, Dandim 1414/Tator Letkol.Cpn.Jimmy Sirait,S.IP menyatakan, kejadian ini sangat memalukan bagi kita masyarakat Toraja.

“Masalah ini harus diselesaikan pihak kampus sampai ada jalan keluarnya,” ucap Jimmy Sirait.

(Tim Metropol)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *