Wakil Walikota Batu Gelar Silaturahmi Bersama Warga Meduran

Wakil Walikota Batu Gelar Silaturahmi Bersama Warga Meduran

Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso Silahturahmi dan istri saat acara silaturahmi bersama warga Meduran, Minggu (10/6).

Batu, NewsMetropol – Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso gelar silahturahmi bersama warga Meduran.di Jl. Diran Kota Batu, Minggu (10/6).

Hadir dalam acara Ustadz Muchsin  untuk memberikan siraman rohani bagi 560 undangan yang hadir, diantaranya Lurah Sisir, para tokoh masyarakat, tokoh agama, warga RW 02, warga RW 03 dan warga RW 13.

Punjul mengatakan, kegiatan ini selalu dilakukan setiap tahun, bahkan sejak menjadi anggota dewan tahun 1999 hingga saat ini.

“Saya sudah dipercaya oleh masyarakat hingga menjadi Walikota dan Wakil Walikota terpilih, karenanya harus mempertahankan kepercayaan itu. Tidak hanya sesaat ketika membutuhkan suara saja,” pungkasnya.

Menurut Punjul, walaupun tinggal dirumah dinas, dirinya tetap mengikuti kegiatan di Kampung setiap Kamis malam. Hal tersebut agar bisa berkomunikasi, mengetahui dan merespon permasalahan yang ada di masyarakat

Dicontohkannya, tentang pengurusan jual beli tanah yang penjualannya melebihi NJOP, pengurusan KK, dll.

“Silahkan mereka datang ke lantai 4, nanti kita bantu, namun perlu di ingat harus melalui prosedur pengurusan di RT, RW, Kelurahan/Desa serta Kecamatan,” kata mantan anggota legislatif itu.

Kegiatatan ini bertema, “Silahturahmi Keluarga Besar Punjul Santoso Bersama Warga Meduran”, yang dirangkai dengan pemberian santunan ke 71 anak yatim dan 89 janda Dhuafa.

Disinggung tentang sambutannya kepada warga, orang kedua di Pemkot Batu tersebut menegaskan ini murni Silaturahmi.

“Tidak ada pesan khusus mengenai pemilihan Gubernur, namun saya rasa mereka sudah tahu,” jelasnya.

Mengenai materi yang disampaikan oleh Ustadz Muchsin, Punjul mengapresiasi karena menggunakan Bahasa Jawa dan Indonesia yang bisa diterima dan dimengerti oleh anak-anak, anak muda dan orang tua.

“Kali ini tema yang disampaikan dalam ceramahnya mengenai kerukunan umat beragama, mendoakan pemimpin, pentingnya menjaga silaturahmi,” ungkapnya.

Selain itu memberi pesan agar  masyarakat berkomunikasi langsung, apabila ada masalah dilapangan. Jangan sampai putus ditengah jalan, sehingga menimbulkan gejolak dan aksi yang merugikan seperti Demo,” ujar pejabat eksekutif asli warga Meduran.

(Yud/Rin)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *