Warga Kendari Digegerkan dengan Penemuan Sesosok Mayat Janin Perempuan

Warga Kendari Digegerkan dengan Penemuan Sesosok Mayat Janin Perempuan

Janin bayi berjenis perempuan yang ditemukan warga, di bantaran Sungai Kambu, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa (5/12).

Kendari, Metropol – Warga Kota Kendari digegerkan dengan penemuan sesosok mayat janin yang terkubur di dalam pasir.

Mayat janin tersebut pertama kali ditemukan oleh Munawar (29) saat hendak menambang pasirĀ  di bantaran Sungai Kambu, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa (5/12).

“Saya temukan di pinggir kali ini (Sungai Kambu, red) waktu mau menggali pasir. Keadaannya tadi saat saya dapat, dia tertimbun pasir,” ungkap Munawar.

Munawar mengaku saat pertama kali melihat mayat janin itu dirinya mengira jika itu merupakan bangkai ayam yang sudah membusuk. Namun setelah ia mengeceknya kembali, ternyata yang ia temukan adalah sesosok mayat janin yang terkubur di dalam pasir.

“Awalnya belum tau, saya kira ayam yang sengaja dikuburkan. Namun setelah saya bersihkan, ternyata bayi,” imbuhnya.

Setelah mngetahui jika yang ditemukannya adalah janin manusia, Munawar kemudian bergegas melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, ditemui di tempat kejadian, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari, AKBP Jemi Junaidi mengatakan pihaknya akan melakukan penyidikan lebih lanjut terkait penemuan mayat janin berjenis kelamin perempuan tersebut.

“Janinnya kita akan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk dilakukan visum dan otopsi,” ucap Jemi.

Menurut Jemi, janin yang ditemukan tertimbun pasir di pinggir Sungai Kambu itu diduga kuat merupakan korban aborsi.

Guna membantu proses penyelidikan, sebanyak tiga ekor anjing pelacak dari Unit Satwa K9 juga dikerahkan. Diharapkan ketiga anjing pelacak tersebut mampu membantu pihak Kepolisian menyelidiki dari mana asal muasal janin tersebut hingga bisa terkubur di pinggir Sungai Kambu.

(Rona Fajar)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *